Hari Nur Yulianto dan Marc Klok Raih Penghargaan dari APPI

Penyerang , dan gelandang Bandung, meraih penghargaan dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia ().

Hari Nur Yulianto terpilih sebagai Best Footballer atau Pemain Terbaik seri satu -2022.

Sementara itu, Marc Klok terpilih sebagai Favourite Footballer atau Pemain Favorit) seri satu 2021-2022.

Sebagai informasi, pemain terbaik dipilih langsung oleh 18 kapten klub di Liga 1 2021-2022.

Untuk pemain terfavorit dipilih langsung oleh fans melalui polling melalui salah satu media basis pengumpul data.

Pada enam pertandingan yang tersaji di seri satu Liga 1 2021-2022, Hari Nur Yulianto tampil lima pertandingan dan mampu mencetak tiga gol.

Selain itu, untuk Marc Klok sendiri tampil enam pertandingan bersama Persib dan menorehkan satu gol.

Hari Nur Yulianto mengatakan, kalau dirinya tidak pernah berpikir akan mendapatkan penghargaan dari APPI sebagai pemain terbaik.

“Jujur, saya enggak menyangka karena ada banyak pemain lain yang tampil luar biasa,” katanya dalam acara pengumuman pemain terbaik, terfavorit, dan Best XI di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (4/10/2021).

“Terima kasih yang sudah mendukung saya,” tutur Hari Nur Yulianto menambahkan.

Sementara itu, Marc Klok mengatakan kalau penghargaan itu ia dedikasikan kepada anak pertamanya yang kini sudah berusia dua bulan.

“Karena, saya ada acara keluarga jadi tidak bisa datang,” kata Marc Klok dalam video yang dikirimkan kepada APPI.

“Saya ingin memberikan terima kasih kepada APPI, klub saya, dan seluruh pesepak .”

“Saya dedikasikan award (penghargaan) ini untuk anak saya yang sudah berusia dua bulan. Untuk selanjutnya, saya fokus seri kedua dan bawa juara Persib,” Marc Klok menambahkan.

Pada sisi lain, sekaligus mengumumkan pemain terbaik dan terfavorit, APPI juga meluncurkan aplikasi khusus member keanggotaan mereka.

“Ini merupakan platform digital untuk memudahkan pemain melakukan pendaftaran,” kata Plt General Manager APPI, Mohammad .

“Yang terpenting, pemain mudah melakukan laporan-laporan jika ada kasus-kasus yang terjadi (termasuk soal gaji).”

Berita Terkait