Kenapa Shin Tae-yong Tidak Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia?

Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong tidak memanggil Elkan Baggott untuk persiapan babak Play-off Kualifikasi melawan Chinese Taipei di Thailand.

Timnas Indonesia akan menghadapi Chinese Taipei dalam dua leg pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Chang Arena, Buriram.

Untuk melawan Chinese Taipei, Shin Tae-yong memanggil 30 pemain, dengan enam di antaranya berasal dari kompetisi luar negeri.

Dalam daftar pemain Timnas Indonesia di luar negeri itu, luput nama Elkan Baggott.

Shin Tae-yong memasukkan yang bermain di Slovakia, Witan Sulaeman di Polandia, di Korea Selatan, , Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani di Malaysia ke Timnas Indonesia.

Belakangan, Saddil Ramdani disebut gagal membela Timnas Indonesia karena mengalami cedera ketika bermain untuk Sabah FC.

Bola.com mencoba bertanya kepada Indra Sjafri terkait penyebab tidak dipanggilnya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, namun Direktur Teknik PSSI itu menyerahkannya kepada Shin Tae-yong.

“Kalau pemanggilan dan pencoretan pemain ditanyakan ke pelatih Timnas Indonesia,” kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Rabu (29/9/2021).

Senada dengan Indra Sjafri, Nova Arianto selaku asisten pelatih Timnas Indonesia juga melemparkan ke Shin Tae-yong perihal penyebab tidak terpilihnya Elkan Baggott.

“Mungkin coach Shin Tae-yong yang bisa memberikan jawaban terkait hal itu,” imbuh Nova Arianto kepada Bola.com, Rabu (29/9/2021).

Keengganan Shin Tae-yong memanggil bek Ipswich Town itu ke Timnas Indonesia disinyalir buntut dari penolakannya bermain pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Juni 2021.

Sekjen PSSI, mengklaim bahwa Elkan Baggott tidak dapat membela Timnas Indonesia karena Dubai daerah rawan COVID-19, enggan dikarantina ketika kembali ke Inggris, dan bentrok dengan persiapan pramusim Ipswich Town.

“Ipswich Town sebetulnya sudah memberikan jawaban kepada PSSI bahwa Elkan Baggott akan bergabung dengan Timnas Indonesia pada 31 Mei 2021, namun yang bersangkutan tidak bisa berangkat ke Dubai,” jelas Yunus Nusi medio Mei 2021.

“Menurutnya, Dubai termasuk zona merah COVID-19. Dia pun harus menjalani karantina apabila kembali ke Inggris. Lalu, Ipswich Town pun sudah melakukan persiapan pramusim pada Juni 2021. Terkait hal ini, kami sudah berkomunikasi dengan PSSI,” terang Yunus Nusi.

Ketua PSSI, sempat gusar akibat mangkirnya Elkan Baggott dari panggilan Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

“Dulu saja, dia minta-minta untuk bermain di . Sekarang kok susah sekali. Salahnya dia, kenapa saat kami hubungi berulang kali, dia tidak merespons,” jelas Iriawan pada Mei 2021.

“Akhirnya, mohon maaf, setelah saya keras dengan dia melalui Sekjen PSSI, dia menjawab masih mau membela Timnas Indonesia. Tapi untuk saat ini, dia tidak bisa berangkat ke Dubai,” tutur Iwan Bule, karibnya disapa.

Elkan Baggott belum masuk tim utama Ipswich Town untuk musim 2021/2022. Bek berusia 18 tahun itu masih akan bermain untuk skuad U-23.

Ipswich Town telah merilis daftar pemain dan nomor punggung untuk berkompetisi di EFL League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada 6 Agustus 2021. Nama Elkan Baggott tidak berada dalam lis tersebut.

Berdasarkan informasi tim di laman Ipswich Town, Elkan Baggott tercatat sebagai bagian dari skuad U-23 dan U-18.

Pada Januari tahun ini, Elkan Baggott menandatangani kontrak profesional pertamanya, dengan sepakat untuk bertahan di Ipswich Town hingga 2023 plus opsi perpanjangan setahun.

Palang pintu Timnas Indonesia U-19 itu menghabiskan setengah musim 2020 bersama Ipswich Town U-18, tapi sempat dimainkan sekali bersama tim senior pada EFL Trophy 2020/2021.

Pada paruh kedua 2020/2021, Elkan Baggott dipinjamkan Ipswich Town ke klub kasta kelima Liga Inggris, King’s Lynn Town, selama setengah musim.

Ketika itu, Elkan Baggott baru meneken kontrak dua setengah tahun bersama Ipswich Town.

Elkan Baggott tampil dalam tujuh pertandingan untuk King’s Lynn Town sebelum kembali ke Ipswich Town pada musim ini.

Terbaru, Elkan Baggott bermain kukuh untuk Ipswich Town U-23. Pemain kelahiran Bangkok, Thailand itu mampu membawa timnya mengalahkan Wigan Athletic U-23.

Ipswich Town U-23 berhasil berpesta tiga gol tanpa balas atas Wigan U-23 pada pekan ketiga Professional Development League (PDL) 2 Selatan 2021/2022 di Stadion Portman Road, Ipswich, 3 September 2021.

PDL 2 adalah kompetisi kasta kedua U-23 di Inggris setelah Premier League 2.

BACA JUGA:

Berita Terkait