Pelatih Persib Minta Elemen Tim Bersatu untuk Keluar Masa Sulit

Persib Bandung tengah berada dalam masa sulit. Klub berjulukan Maung Bandung itu mencatatkan hasil imbang dalam tiga laga terakhirnya menghadapi Bali (2-2), (0-0), dan (0-0).

Tiga hasil imbang tersebut tentu membuat seluruh elemen tim Persib berada dalam tekanan besar.

Tuntutan untuk meraih kemenangan di laga selanjutnya menghadapi Makassar, Sabtu (2/10/2021), akan semakin masif disuarakan para bobotoh, selaku mereka.

Pelatih Persib Robert mengakui, timnya berada dalam tekanan jelang melakoni laga klasik melawan PSM.

Pelatih kelahiran Amsterdam, Belanda, itu berharap para pemainnya bersatu untuk membawa Persib keluar dari masa sulit dan kembali ke jalur kemenangan.

“Kami harus bersatu di dalam tim dan kami harus bangkit untuk bisa kembali meraih kemenangan,” kata Alberts kepada wartawan, Senin (27/9/2021) malam WIB.

Tiga hasil imbang yang diraih secara beruntun tentu sangat mengecewakan bagi Persib.

Meski begitu, kabar baiknya adalah mulai tampak peningkatan level permainan yang ditunjukkan Persib pada laga melawan 1973.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (27/9/2021) itu, Persib mampu mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.

Bila dibandingkan dengan empat laga sebelumnya, terlihat dkk tampil jauh lebih agresif. Lini tengah dan sayap tampak cair dalam menghidupkan serangan Persib.

Menjadi sinyal positif bagi Persib. Setidaknya dari laga melawan Persikabo, perlahan tetapi pasti Maung Bandung mulai menemukan permainan terbaiknya.

Hanya memang, masih ada sejumlah kekurangan dari permainan Persib, yaitu soal efektivitas serangan. Di laga melawan Persikabo, setidaknya ada empat hingga lima peluang bersih yang gagal dikonversi menjadi gol.

Alberts menyadari kekurangan yang masih melekat dalam permainan Persib. Oleh karena itu, dalam beberapa sesi latihan jelang laga melawan PSM, Alberts akan coba memfokuskan para pemainnya untuk memperbaiki penyelesaian akhir.

“Kami harus memastikan (di laga berikutnya) kami bisa mulai mencetak gol lagi karena kini kami kesulitan mencetak gol,” ungkap Alberts.

“Jika kami bisa melakukan itu (mencetak gol), hal lainnya akan datang mengikuti. Jadi, kami harus bekerja keras dalam 2 hingga 3 sesi latihan untuk itu,” ucap dia.

Selain sektor penyerangan, pekerjaan rumah bagi Alberts jelang laga melawan PSM adalah memastikan lini belakang tetap solid walau tanpa .

Bek asal Belanda itu dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

“Di laga selanjutnya, kami akan bermain tanpa Nick karena dia mendapat kartu kuning ketiga hari ini, saya memprotes itu dengan keras. Jadi, kami juga harus menjaga permainan di lini belakang serta lini tengah,” ucap Alberts.

Berita Terkait