Supardi Berharap Bobotoh Tetap Percaya pada Persib

Kapten tim Persib Bandung, , berharap pada laga selanjutnya lawan PSM Makassar pada pekan keenam BRI bisa meraih kemenangan setelah mengalami hasil imbang tiga kali beruntun.

Hal itu ditegaskan Nasir usai Persib ditahan imbang tanpa gol oleh Persikabo 1973 pada pekan kelima BRI , Senin (27/9/2021) malam di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap di laga nanti tidak terulang di pertandingan selanjutnya karena bagaimanapun bagusnya permainan kami tetap yang dilihat golnya dan kemenangannya,” jelas Supardi Nasir.

Meski imbang lawan Persikabo, Supardi mengaku bersyukur dengan raihan satu poin. Ia pun sangat mengapresiasi kerja keras dari rekan-rekannya selama 90 menit dalam menghadapi tim berjulukan Laskar Pajajaran tersebut.

“Semua pemain menunjukan keinginan yang kuat untuk memenangkan pertandingan tapi beberapa peluang yang kami miliki belum tercipta gol. Jadi kami berharap di laga nanti tidak terulang,” harap Supardi Nasir.

Disinggung kritikan dari kembali menghujani Persib lantaran hasil imbang, pemain senior di tubuh Maung Bandung ini menyadari bahwa hasil ini merupakan ketiga kalinya bagi Persib secara beruntun, sehingga kritikan pasti akan menghampiri tim Persib.

“Tapi saya sebagai pemain yang main pada hari ini tentunya mengajak semua pemain tanpa terkecuali untuk tetap fokus menatap pertandingan ke depan bahwa kami bisa,” tegas Supardi

“Dan saya selalu katakan kepada teman-teman untuk percaya bahwa kami bisa, kami akan aplikasikan di dalam lapangan untuk melewati ini, Insya Allah kami bisa mendapatkan hasil yang baik,” tambah Supardi.

Persib memang memiliki beberapa peluang yang tercipta untuk menjebol gawang Persikabo 1973, namun sayangnya, peluang itu tidak satu pun berbuah gol.

Dengan raihan satu poin kembali, tim asuhan Robert Alberts ini untuk sementara berada di posisi ke tiga 2021/2022 dengan dengan poin 9.

Pelatih Persib Robert Alberts mengaku bahwa secara keseluruhan para pemainnya sudah berusaha dengan keras, bahkan terlalu keras menghadapi Persikabo sehingga membuat para pemain jadi tertekan.

“Karena semua tahu kami harus mencetak gol tapi kami tidak bisa mencetak satu gol pun. Tentunya itu membuat pemain yang bermain berada dalam tekanan,” ujar Robert Alberts usai pertandingan.

Bahkan ketika semua mencoba mencetak gol sambung Robert, semua peluang gagal. Peluang itu salah satunya dari tendangan Mohammed Rashid yang hanya membentur tiang gawang Persikabo yang dikawal Syahrul Fadillah.

“Tapi kami punya kesempatan bagus sebetulnya untuk mencetak gol, itu poin utamanya, dan itu kekurangan kami untuk saat ini,” ungkap pelatih asal Belanda ini.

Pelatih berusia 66 tahun ini kembali menegaskan bahwa para pemainnya sudah berupaya untuk memenangkan pertandingan dengan baik sehingga ada beberapa peluang tercipta.

“Tapi ketika peluang itu tidak tercipta sebagai gol, itu malah menjadi tekanan dan jadi beban bagi diri sendiri,” jelas Robert mengakhiri.

Berita Terkait