Lupakan Memori Pesta Gol Liga 1 2019, Borneo FC: Bali United Ujian Sesungguhnya

Borneo FC tak mau terjebak pada memori indah masa lalu. Skuat Pesut Etam akan fokus penuh saat bersua pada lanjutan /2022 di , Tangerang, Selasa (27/09/21).

Borneo FC pernah membuat besar pada 2019 lalu. Bali United yang kala itu jadi pemuncak klasemen dibantai Borneo FC dengan skor telak 6-0 di Samarinda.

Kekalahan itu jelas menjadi pukulan telak bagi Bali United. Kala itu, skuat Serdadu Tridatu tak menyangka bakal jadi lumbung gol Borneo FC.

Kenangan itu masih belum bisa dilupakan suporter kedua klub. Terutama dalam beberapa hari ini ketika dua klub akan bertemu di Tangerang.

Penegasan pun kemudian diutarakan pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin. Baginya, memori indah itu sudah tak diingat lagi. Apalagi, pada akhirnya musim 2019 tetap Bali United yang jadi juara.

“Cerita 6-0 itu sudah dua tahun lalu. Situasinya sudah berbeda. Kami menang besar yang juara tetap Bali. Itu sudah selesai. Kenangan itu bisa jadi fatal ketika kami masih mengingat itu,” ucap Ahmad Amiruddin, Senin (27/09/21).

Amiruddin justru menaruh hormat kepada Bali United. Sampai pekan keempat, Bali United berada di puncak klasemen dan selalu mencetak gol di setiap pertandingan.

“Secara tim sangat kompak. Kedalaman skuat bagus. Apalagi pelatihnya, kita harus menaruh hormat, coach sudah dua kali juara. Mentalitas pemenang itu pasti ada di Bali United,” tutur Amiruddin.

Bagi Amiruddin, kekuatan Bali United wajib dijadikan motivasi oleh pemain Borneo FC. Dengan status pemuncak klasemen, Bali United bisa menjadi tolok ukur level para pemain.

“Derby Papadaan sudah kita lewati, melawan kita lewati, ini ujian sesungguhnya, ketika melawan juara bertahan dengan tim paling siap untuk bersaing di jalur juara,” papar Amiruddin.

Dalam laga ini, Borneo FC tak bisa diperkuat dan Wawan Febrianto. Sementara asing, Francisco Wagley Torres masih bermasalah dengan kebugarannya.

Berita Terkait