Liga 2 Sudah Kickoff, 3 Klub dan Persis Solo Masih Tunggak Gaji

Bergulirnya masih diwarnai isu penunggakan gaji. Sebanyak tiga klub Liga 2 dan Solo masih menunggak gaji belum memenuhi hak pemain yang tertahan.

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) dalam rilis terbarunya, Minggu (26/9/2021) mengungkap daftar klub Liga 2 penunggak gaji Tiga klub yang dimaksud adalah Cimahi, Persijap Jepara, dan Persekat Kabupaten Tegal.

Para klub ini pun sudah menjalani hukuman larangan mendaftarkan pemain selama tiga periode. Artinya mereka tak bisa mendaftarkan pemain baru untuk Liga 2 2021.

Meski begitu, dan PT tetap meloloskan para klub-klub ini untuk bisa ambil bagian di Liga 2. Kompetisi sepakbola level kedua ini sudah bergulir dengan laga pembuka yang mempertemukan Persis Solo Vs Pati di , Solo, Minggu (26/9/2021), pukul 18.30 WIB.

Selain tiga klub ini sebenarnya masih ada Kalteng Putra yang masih menunggak gaji ke 26 pemainnya dari musim 2019. Tetapi, APPI memastikan Kalteng akan menyelesaikan tunggakannya pada, Senin (27/9).

Ada juga Persis yang punya masalah serupa. Klub yang dipimpin Kaesang Pangarep itu digugat 18 pemainnya dari musim 2020 ke National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia sebagaimana laporan APPI pada 13 Agustus lalu.

Berbeda dengan empat klub Liga 2 lainnya, tunggakan dari Persis masih belum diputuskan oleh NDRC. Hal itu terjadi lantaran cuma 7 pemain yang punya salinan kontrak dari Persis.

Sementara 11 pemain lainnya tak punya salinan kontrak yang seharusnya diberikan Persis. APPI pun mengakalinya dengan meminta salinan kontrak ke yang juga memegang salinan kontrak.

Hanya saja, PT LIB hingga PSSI tak juga memberikan salinan kontrak ke APPI. Adapun salinan kontrak menjadi salah satu syarat dan bukti buat pemain saat mengajukan gugatan ke NDRC.

“APPI sebagai satu-satunya perwakilan pesepakbola profesional di Indonesia, menyampaikan kekecewaan yang sangat mendalam terhadap Penyelenggara Liga 2 yang tetap meloloskan tim-tim yang telah dijatuhi sanksi larangan pendaftaran pemain untuk 3 periode pendaftaran dan belum menjalankan putusan NDRC Indonesia tersebut,” tulis pernyataan APPI.

“APPI juga kembali mengingatkan bahwa klub Persis Solo, yang akan membuka kompetisi Liga 2 pada hari ini, masih juga belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain nya. Ke-18 pesepakbola yang masih ditunggak oleh Klub Persis Solo tersebut, masih terkatung-katung nasibnya dikarenakan tidak memiliki salinan kontrak sehingga gugatan mereka terhadap Klub Persis Solo di NDRC Indonesia, masih belum dapat diterima,” lanjut pernyataan APPI.

Klub penunggak yang lolos verifikasi ikut Liga 2 2021:

1. PSKC Cimahi. Nomor Putusan 056/NDRC/VII/2020 s/d 061/NDRC/XI/2020 dan 001/NDRC/I/2021 s/d 002/NDRC/I/2021 terhadap 6 pesepakbola.
Status: Belum Dibayarkan;

2. Persijap Jepara. Nomor Putusan 003/NDRC/I/2021 s/d 011/NDRC/I/2021 terhadap 9 pesepakbola.
Status: Belum Dibayarkan;

3. Persekat Kab Tegal. Nomor Putusan 033/NDRC/VII/2021 s/d 039/NDRC/VII/2021 terhadap 7 pemain.

Status: Belum Dibayarkan

-Klub penunggak yang akan melunasi utangnya.

1. Kalteng Putra akan melunasi utang pada, Senin (27/9/2021).

-Klub yang masalah penunggakan gaji belum diputuskan NDRC

1. Persis Solo

Persis Solo digugat oleh 18 pemain karena menunggak gaji. Tapi cuma 7 pemain yang perkaranya bisa diproses APPI ke NDRC dengan jumlah tunggakan sebesar Rp 2.332.900.000. (detik.com)

Berita Terkait