Drama Gol Kedua Bali United, Widodo Peringati Pemain Persita Agar Tak Manja

Persita Tangerang menelan kekalahan dramatis 1-2 dari Bali dipekan keempat /22, Jumat (24/09/21) di , Cibinong. Ada sedikit drama yang terjadi pada laga kemarin, terutama pada akhir babak kedua. 

Drama yang dimaksud, terkait protes yang dilakukan pemain Persita setelah mencetak gol kedua lewat aksi pada menit ke-86. Striker naturalisasi itu dianggap melakukan pelanggaran terlebih dahulu ke .

Namun, wasit tidak menilai ada pelanggaran dan tetap memberikan play on ke Bali United yang sedang menguasai bola.

Menyoal kejadian itu, selaku pelatih Persita telah memberikan peringatan untuk pemainnya. Dia menegaskan tidak boleh berhenti dan berharap ke wasit agar meniup peluit, meski ada kontak fisik. 

“Kami sudah konsilidasi dan bicara sama pemain, kalau ada kejadian atau insiden seperti itu, yang berhak berhentiin permainan adalah wasit. Tadi ada insiden tapi sebelum wasit belum tiup peluit, itu jalan terus dan itu jadi evaluasi kami,” tegas Widodo. 

Dalam tayangan ulang, Spaso dan Agung memang terlibat duel di pinggir kotak penalti Persita. Entah ada sikutan atau seperti apa, tapi bek Persita itu jatuh sambil memegangi wajahnya. 

Yang disayangkan Widodo adalah wasit tidak memberikan tambahan waktu yang cukup di akhir babak kedua. Padahal menurutnya, ada banyak insiden yang memangkas waktu. 

“Wasit tadi di injury time harusnya memberikan lebih dari tiga menit karena ada banyak insiden. Ini jadi catatan juga buat wasit, semoga lebih baik lagi ke depannya,” tutur pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah itu. 

Kekalahan dari Bali United jadi yang kedua bagi Persita di Liga 1 2021. Tim Pendekar Cisadane sebelumnya kalah tipis 1-2 dari dipekan kedua.

Berita Terkait