Persik Mengaku Rugi Akibat Absennya Playmaker Brasil di Liga 1

Joko Susilo mengatakan rangkaian hasil tak maksimal yang diraih Persik Kediri, tak lepas dari masih absennya Dionatan Machado yang diproyeksikan sebagai playmaker tim.

Sebagaimana diketahui, pemain asing kebangsaan Brasil itu masih belum debut untuk Persik di . Cedera menjadi penghambat playmaker yang akrab disapa Tinga itu untuk berkontribusi.

“Saat ini kondisinya baru 60 persen. Peran Tinga sangat kita butuhkan di lini tengah,” ucap Pelatih Persik Kediri itu pasca laga kontra PSM Makassar, Kamis (23/09/21).

Kekalahan 2-3 dari PSM, merupakan bagian dari hasil tak memuaskan tim Macan Putih sejauh ini. Sebelumnya, Persik dikalahkan Bali 0-1, menang 1-0 atas serta imbang 2-2 melawan .

Sehingga dia berharap, playmaker 28 tahun itu segera fit dan memberi kontribusi nyata bagi tim. Terutama menatap 2 laga sisa seri pertama Liga 1, menghadapi Bhayangkara FC (29/09/21) dan (03/10/21) mendatang.

“Dia mengalami cedera, dan masih belum bisa bermain dalam 4 pertandingan awal,” sambung dia.

Joko Susilo pun membeberkan alasan mengapa peran Tinga sangat dibutuhkan Persik. Sebagai playmaker, tentu saja ada ekspektasi khusus terhadap Tinga.

“Karena suplai bola dari lini tengah masih kurang. Dan itu lah yang menjadi kekurangan kami sejauh ini,” cetus dia.

Tinga memang menjadi bagian dari 4 proyeksi pemain asing di Persik Kediri. Tiga nama lain adalah Arthur Felix Silva (Brasil), (Lebanon) dan Youssef Ezzejjari Lhasnaoui (Spanyol) yang sudah berkontribusi dengan 4 golnya.

Berita Terkait