Macan Kemayoran Berharap Tetap Bisa Tampil Garang Meski Tanpa Riko Simanjuntak

Jajaran pelatih Jakarta mengingingkan Macan Kemayoran tetap mempunyai taring sekalipun winger Riko Simanjuntak tidak berada di lapangan. Situasi ini menjadi perhatian serius menjelang pertandingan melawan Persela Lamongan di Stadion Pakansari, Jumat (24/9).

Asisten pelatih mengungkapkan, berkaca dari penampilan tim ketika bermain imbang tanpa gol melawan , serangan Persija mengalami penurunan setelah Riko ditarik keluar.

Situasi serupa juga terjadi ketika meladeni dan Semarang. Karena itu, lanjut Sudirman, dalam beberapa sesi latihan terakhir, jajaran pelatih memberikan solusi penyerangan kepada pemain.

“Di latihan tadi kami memberikan solusi-solusi penyerangan kepada pemain. Kami harus bermain dengan konsisten. Kami tahu di pertandingan terakhir kami main bagus di babak pertama, kemudian di babak kedua permainan itu berubah begitu Riko ditarik,” beber Sudirman dilansir laman resmi klub.

“Hal ini yang tidak boleh terjadi di pertandingan berikutnya. Itu yang harus kami koreksi terhadap tim. Dari awal sampai akhir harus bermain dengan konsisten dengan apa yang kami sepakati.”

Sudirman juga meminta fans agar tetap memberikan dukungan penuh, meski tim belum juga menuai kemenangan di tiga pertandingan pertama. Menurut Sudirman, penggawa Persija juga merasakan kekecewaan atas hasil yang mereka peroleh.

“Mungkin kami yang lebih kecewa daripada mereka, karena kami yang berada di lapangan. Kami tahu kondisi dan situasi pemain. Semua kecewa, pemain kecewa, kami (pelatih) kecewa. Tapi kami harus bangun agar di pertandingan berikutnya bisa memenangkan pertandingan.”

“Kami tidak bisa janji menang atau tidak. Tapi yang pasti di setiap pertandingan kami selalu meminta kepada pemain untuk memenangkan pertandingan. Selalu berpikir saat masuk lapangan untuk menang.”

Pekan ini menjadi jadwal padat bagi seluruh kontestan Liga 1, termasuk Persija. Selepas melakoni duel melawan Persela, Persija lima hari kemudian menghadapi Persiata Tangerang, dan ditutup dengan laga kontra Banda Aceh, Sabtu (2/10).

“Terkait jadwal yang padat kami sudah paham. Setelah ini memang akan lebih padat dari sebelumnya. Yang harus dilakukan Persija adalah memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Harus lebih menjaga kondisi fisik dan evaluasi dari laga sebelumnya,” tutur . (goal id)

Berita Terkait