Puas dengan Pemain Asing, Pelatih PSS Tak Sabar Tunggu Pemain Keempat

Pelatih , Dejan Antonic mengaku tak sabar untuk menunggu pemain asing keempatnya bergabung ke dalam tim.

Seperti diketahui, PSS Sleman masih mempunyai satu slot pemain asing yang akan diisi di posisi penyerang.

Dikabarkan posisi tersebut akan diisi oleh pemain berdarah Serbia, yakni .

Di pertandingan terakhir melawan , PSS Sleman masih belum bisa menurunkan Nemanja Kojic.

Pada laga tersebut PSS Sleman baru memainkan alias .

Dalam pertandingan yang dimenangkan oleh PSS Sleman dengan skor 2-1 itu, Juninho bermain sangat baik.

Bahkan di laga debutnya itu ia berhasil menyumbangkan satu gol di menit ke-80.

Hal itu pula yang membuat Dejan Antonic merasa senang dengan Juninho.

Hanya saja, bukan berarti dirinya tanpa evaluasi di pertandingan tersebut.

Menurut Dejan Antonic, Juninho harus banyak belajar lagi seperti halnya Maslac sebelum-sebelumnya.

Dengan begitu dirinya saat ini tinggal menunggu Nemanja Kojic bermain.

“Dia latihan bersama kami, gabung dengan kami. Dia satu pemain yang punya banyak pengalaman di liga Brazil.

“Tentu saja banyak yang harus dia pelajari sama seperti Maslac dan jangan lupa kami masih ada satu slot untuk striker dan puji Tuhan nanti dia bisa gabung sama kami,” katanya saat jumpa pers selepas laga yang juga dihadiri Bolasport.com, Senin (20/9/2021).

Kemenangan atas FC itu tentu menjadi catatan penting untuk PSS Sleman.

Dengan begitu setidaknya Dejan Antonic membuktikan apa yang dikatakan sebelumnya.

Sebelumnya ia menjelaskan bahwa pihaknya memang membutuhkan waktu untuk menjadi tim yang kompak dan kuat.

“Seperti saya dulu bilang bahwa kami butuh waktu sedikit untuk membuat tim yang ini lebih kuat, sekarang step by step seperti saat ini,” jelasnya.

Saat ini diakuinya timnya sudah melangkah lagi guna menghadapi Madura di laga selanjutnya.

Dalam persiapannya, mantan pelatih Bandung itu meminta kepada pemainnya agar berpikir positif.

Dengan begitu maka ia yakin timnya bisa mencatatkan kembali hasil yang maksimal seperti laga melawan Arema FC.

“Besok kami sudah harus bersiap untuk lawan Madura.”

“Tentu kami harus fokus dan saya cuma bilang ke anak-anak apapun itu harus berpikir positif tidak ada yang negatif, tidak ada marah, tidak ada salah, tolong kami harus pikir positif,” ungkapnya.

Dejan Antonic juga tak segan menyebut laga melawan Arema FC merupakan salah satu yang tersulit.

Namun beruntung timnya dapat keluar dari tekanan sehingga bisa memenangkan pertandingan.

“Saya tahu berat sekali untuk anak-anak, minggu kemarin berat sekali buat saya juga, tapi seperti tadi bisa kamu lihat dua gol.”

“Gol kedua saya pikir istimewa dari counter attack itu contoh bagus untuk sepak bola Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait