PT LIB Minta Klub Liga 2 yang Masih Tunggak Gaji Segera Dituntaskan

Direktur Operasional PT Liga Baru (), meminta agar klub-klub yang masih memiliki tunggakan gaji bisa segera dituntaskan.

Sudjarno menegaskan agar klub-klub bisa menyelesaikan masalah mereka yang masih belum membayarkan gaji para pemainnya segera.

PT LIB meminta agar klub Liga 2 bisa membayarkan gaji para pemain tepat sebelum kompetisi bergulir pada 26 September mendatang.

Sebelumnya pada Agustus 2021 lalu tercatat ada beberapa tim yang belum menuntaskan masalah gaji pemain.

Hal ini dilaporkan oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), bahwa ada beberapa tim seperti Persekat Tegal hingga Kalteng Putera.

Masalah itu juga telah dilaporkan APPI ke National Dispute Resolution Chamber () terkait pembayaran tunggakan gaji pemain.

NDRC sendiri merupakan suatu organisasi yang mewadahi penyelesaian masalah dan sengketa yang berhubungan dengan sepak bola.

Untuk itu, PT LIB menegaskan sebelum tim-tim seperti , Persekat hingga yang masih memiliki tunggakan agar segera menyelesaikan.

PT LIB menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum kompetisi bergulir nantinya.

Hal ini dilakukan agar ke depannya tidak ada lagi penunggakan gaji dan Liga 2 pun dapat bergulir dengan lancar.

“Soal ini nanti diverifikasi apakah sudah selesai atau belum itu nanti akan kami verifikasi dulu,” ujar Sudjarno dalam jumpa pers virtual yang turut dihadiri BolaSport.com, Kamis (16/9/2021).

“ Harapannya sebelum kick-off sudah selesai semua,” ucapnya.

Belum lama ini NDRC juga telah mengabulkan permhonan 7 pemain Persekat Tegal yang masih belum terima gaji jelang kompetisi.

NDRC memerintahkan klub agar membayarkan tunggakan gaji para pemain dalam kurun waktu 45 hari sejak tanggal diputuskan, Senin, 13 September 2021.

Menanggapi hal ini Sudjarno menegaskan bahwa pihaknya pun akan menindak tegas dengan meminta agar klub segera membayarkan gaji tersebut.

Sebab apabila tunggakkan tersebut tak dibayarkan maka Persekat terancam tidak dapat melakukan pendaftaran dalam tiga periode pendaftaran kompetisi.

Berita Terkait