Akhirnya Bisa Menang, Dejan Antonic Akui PSS Sleman Dalam Kondisi Berat & Tertekan

akhirnya mampu mencicipi tiga poin perdana mereka pada musim ini, yang didapat dari pekan ketiga 2021/22, ketika menghadapi FC, di , Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9) malam.

Kemenangan tipis 2-1 sudah cukup untuk Super Elang Jawa melepas sedikit beban mereka karena terus menerus ditekan setelah hasil imbang pada pekan pertama kontra , lalu dikalahkan Banda Aceh.

memuji bagaimana para pemain PSS berjuang untuk meraih tiga poin ketika menghadapi Singo Edan. Selain itu, Dejan mengakui bahwa PSS merasa dalam kondisi berat serta tertekan karena berbagai hal.

“Yang pertama, saya mau berterima kasih kepada pemain karena mereka semua bekerja keras dan ingin menang. Kemenangan ini saya tunjukkan untuk semua suporter PSS yang sudah mendukung dari rumah,” ucap Dejan.

“Kami dalam situasi berat karena beberapa pemain tidak bisa turun. Selain itu pertandingan ini juga berbeda dari karena dua tim ini tidak mau kalah, dan puji Tuhan kami menang hari ini,” sambungnya selepas pertandingan.

“Hormat saya untuk para pemain. Sebelum laga ini, kami mendapatkan banyak tekanan terutama setelah pertandingan melawan Persiraja. Namun, pemain memberikan bukti bahwa mereka mau menang,” kata eks pelatih Madura itu.

“Kami melakukan banyak persiapan sebelum melawan Arema FC. Ini laga yang lebih besar daripada sebelumnya. Kami dan Arema sama-sama mau menang. Puji Tuhan kami bisa menang atas Arema,” tukas sosok asal Serbia ini.

Mario Maslac jadi aktor vital dari kemenangan PSS ini, karena golnya telah melecut semangat PSS setelah sempat tertinggal lebih dulu dari Arema, yang mencetak gol pada menit ke-35, melalui bek kiri mereka, Johan Ahmat Farizi.

Sementara untuk gol penentu kemenangan PSS dikemas oleh pemain asing baru dari Brasil, Eduardo ‘’ Silva. “Para pemain sudah bekerja keras. Kami akan berkembang selangkah demi selangkah,” tegasnya.

Berita Terkait