Jadi Pilihan Utama Arema Lagi, Ini Kata Dendi Santoso

Penyerang sayap senior , Dendi Santoso selalu jadi cadangan dalam dua laga awal BRI /2022.

Pemain berusia 31 tahun itu baru masuk di babak kedua untuk menambah daya gedor tim Singo Edan. Meski begitu, dia menyelamatkan dari kekalahan dengan golnya ke gawang Bhayangkara FC pekan lalu.

Di pekan ketiga lawan nanti (19/9/2021), Dendi dapat kepercayaan jadi starter. Dia mewakili pemain Arema dalam jumpa pers sebelum laga. Ketika ditanya kembali dia dalam starting eleven, pemain binaan itu memberi jawaban bijak.

“Namanya sepak bola. Pelatih lebih paham strategi yang diinginkan. Saya tidak pikirkan itu (jadi cadangan atau pemain inti). Penting tim bisa menang,” katanya.

Sebelumnya, Almeida memberikan posisi sayap kanan kepada atau . Namun saat melawan , sepertinya komposisi baru akan dipakai sang pelatih.

Bagi Dendi, dia tidak mempermasalahkan dapat kesempatan main sejak menit awal atau di tengah permainan.

“Saya rasa main pertama atau kedua sama saja. Penting bisa berikan yang terbaik. Kalau dapat kesempatan main sejak menit awal lawan PSS, mungkin nilai plus buat saya,” tegas dia.

Ketika menginjak usia kepala tiga, secara kecepatan Dendi sudah tidak seperti dulu. Namun visi bermain, pengalaman dan caranya mengatur tempo permainan Arema masih bisa diandalkan. Justru dia bisa mencetak gol lebih dulu ketimbang barisan striker yang dimiliki Arema FC musim ini.

Selain itu, Dendi juga bisa jadi pelayan bagi . Selama ini, striker asal Portugal itu seperti kurang dimanjakan dengan umpan matang, terutama crossing dari sayap.

Padahal Fortes punya postur jangkung dan kuat dalam duel udara. Jadi, adanya Dendi bisa jadi dia akan memberikan suplai lebih banyak kepada Fortes.

Berita Terkait