PSIS Semarang Tunjuk Ian Andrew Gillan sebagai Pelatih Baru

PSIS Semarang akhirnya resmi perkenalkan pelatih barunya yakni Ian Andrew Gillan.

Ian Andrew Gillan ditunjuk sebagai pelatih baru PSIS Semarang untuk mengarungi Liga 1 2021/2022.

Setelah sebelumnya PSIS Semarang ditinggal oleh Dragan Djukanovic yang memilih untuk kembali ke negaranya.

PSIS Semarang sementara waktu dipimpin oleh caretaker, Imran Nahumarury.

Namun, setelah dua pekan Liga 1 bergulir dan hanya mengandalkan Imran, akhirnya tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu memperkenalkan juru taktik anyar.

Pelatih asal Australia Skotlandia berlisensi Kepelatihan AFC Pro akhirnya diperkenalkan juga.

Digaetnya Ian Andra Gillan untuk menukangi PSIS Semarang tentu saja bukan tanpa alasan.

Ia dinilai akan mampua mengarsiteki PSIS dengan baik, sebab Ian diketahui telah menangani beberapa klub kasta tertinggi di sepak bola Asia seperti Liga Malaysia dan Liga Filipina.

Tim asal Kota Lumpia itu mengumumkan Ian Andrew langsung di sosial media Instagram resmi miliki klub.

“Dengan bangga kami umumkan Ian Andrew Gillan yang resmi bergabung ke tim PSIS Semarang sebagai pelatih kepala,” tulis PSIS Semarang sebagaimana dikutip BolaSport.com.

Pelatih berusia 56 tahun itu diharapkan bisa membawa PSIS Semarang lebih baik ke depannya.

Untuk itu, Ian Andrew akan melakukan sinergi dengan para pelatih lokal agar tim pun siap menghadapi Liga 1 musim ini.

“Ian Andrew Gillan akan bersinergi dengan tim pelatih yang sudah ada untuk semakin memperkuat Laskar Mahesa Jenar untuk arungi BRI Liga 1 2021,” tulisnya.

Tentu saja harapan diberikan kepada pelatih asal Astralia itu bukan tanpa alasan.

Ian tercatat telah menjadi pelatih Kedah FA Malaysia pada tahun 2020.

Sebelum itu, Ian juga pernah menjadi pelatih kepala Serawak FA Liga Malaysia pada tahun 2018-2019 dan menjadi pelatih kepala Ilocos United di Liga Filipina pada tahun 2017.

Lebih lanjut, Ian Andrew juga pernah direktur teknik Kedah FA Malaysia pada tahun 2015 setelah di tahun 2014 menjadi asisten pelatih tim senior.

Selain berkeliling menukangi sepak bola, Ia juga tercatat pernah menjadi staf pelatih di Pertg Glory FC, Australia pada tahun 2010-2013.

Selain itu, PSIS pun tetap memegang teguh niat tim yakni dengan fokus mencetak regenerasi.

Oleh karena itu, Ian diharapkan akan bisa mengorbitkan pemain mudah PSIS agaar bisa lebih bersinar nantinya.