Situasi Mulai Kondusif, Opsi PSSI Pilih Venue Liga 1 2021 Makin Banyak

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan adanya rekomendasi baru dari Satgas mengenai daerah hijau di Pulau Jawa.

Rekomendasi ini membuat venue pertandingan -2022 semakin banyak.

Dia mengatakan, berdasarkan rekomendasi Satgas BNPB, daerah hijau di sekitar wilayah Jabodetabek Raya, , Semarang Raya dan Surabaya Raya.

Sesuai dengan peta risiko Covid-19 per Minggu (12/9/2021), empat daerah tersebut sudah turun level menjadi daerah berisiko rendah, kecuali daerah Bekasi yang masih menjadi daerah berisiko sedang.

Setelah mendapatkan rekomendasi tersebut PSSI membuka wacana untuk memperluas venue pertandingan seri 1 ini.

“Tapi kami akan mencoba di sekitarJabodetabek lalu bergeser ke Bandung,” kata Mochamad Iriawan saat menemani Menpora melakukan tinjauan pelaksanaan di Bogor, Minggu (12/9/2021) sore.

Kabar baik ini juga membuat nasib pelaksanaan Liga 1 2021 cukup cerah. Sebab paling tidak venue seri kedua (Jawa Tengah) dan venue seri ketiga (Jawa Timur) sudah menunjukkan perkembangan yang positif.

Dalam kesempatan tersebut Mochamad Iriawan juga terus meyakinkan Menpora bahwa pihaknya terus berupaya mengembalikan sepak bola ke jalurnya.

Selain mengawal dan mengawasi, PSSI juga melakukan evaluasi isu-isu yang muncul dalam pelaksanaan Liga 1.

Salah satu yang sempat ramai adalah masalah kualitas pengadil lapangan atau .

“Evaluasi kami lakukan, tempo hari ada wasit, mungkin karena baru melaksanakan pekerjaan setelah 530 hari tanpa kompetisi jadi kaget, hingga ada human error.”

“Kami lakukan investigasi tidak ada unsur kesengajaan di sana, tapi tetap kami berikan teguran dan peringatan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.

Berita Terkait