Pembagian Grup Liga 2 Pakai Sistem Zonasi, PSMS Medan: Cukup Realistis

Medan menyebut pembagian grup untuk 2021 cukup realistis. Alasannya tentu saja karena tidak diacak, melainkan berdasarkan zonasi terdekat dari masing-masing klub.

Di mana klub berjuluk Ayam Kinantan itu tergabung dalam grup 1 atau grup Sumatra. PSMS akan saling sikut dengan PSPS Riau, KS , , dan di grup ini.

“Saya rasa pembagian tanpa acak ini cukup realistis dan ideal, melihat kondisi masih seperti ini (Covid-19),” ujar Manajer PSMS Medan, , Minggu (12/9/21).

Mulyadi menyebut, dirinya menilai pembagian grup tanpa acak ini dinilai cukup efisien dari sisi finansial. Sebab, mereka tak harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar jika bermain di kota salah satu tim tersebut.

“Kalau seandainya di acak, bisa saja kita masuk di grup atau main di Kalimantan, tentu berapa lagi biaya yang harus kita keluarkan lagi. Artinya keputusan tegas ini tentu kita dukung,” sebutnya.

“Saya rasa di grup Sumatra ini tidak ada yang terlalu menonjol, semua hampir merata. Siapa pun nanti tuan rumah (di grup 1), bagi kami biasa saja. Artinya kami siap (main di mana pun),” lanjut Mulyadi Simatupang.

Lebih lanjut, Mulyadi menyebut, pihaknya memasang target awal dapat lolos dari babak penyisihan grup yang menerapkan sistem double round robin atau dua kali jumpa dengan lawan tersebut.

Bahkan dirinya menyebut grup yang dihuni PSMS Medan dan tiga grup lainnya tidak ada istilah disebut grup neraka atau grup maut.

“Saya kira seluruh grup ini tidak ada istilah disebut grup neraka atau grup maut. Karena semua tim merata. Tapi khusus untuk grup 1 ini, kami yakin bisa lolos ke fase berikutnya. Itulah target utama kami,” tandas Mulyadi Simatupang.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.