Unggah Perekrutan Yudha Febrian, Akun Instagram Persik Diserbu Warganet

Akun Instagram resmi Persik Kediri diserbu warganet setelah mengunggah foto dan informasi mengenai bergabungnya Mochamad Yudha Febrian untuk memperkuat Macan Putih di BRI Liga 1 2021/2022.

Manajemen Persik Kediri memang mengumumkan mantan pemain Timnas Indonesia U-19 itu telah meneken kontrak pada 9 September lalu dengan durasi satu musim.

Yudha Febrian merupakan pemain terakhir yang direkrut Macan Putih pada akhir batas pendafaran pemain perama pada musim ini.

Setelah diunggah lebih dari satu hari, postingan semi-video ini telah memperoleh 73.448 tayangan dengan 2.447 komentar dari warganet. Beragam tanggapan datang dari pemilik akun media sosial skala nasional dan lokal Kediri. Ada respons positif, tapi lebih banyak sorotan yang bernada negatif.

Pantas bila banyak warganet berkomentar miring, karena selama ini mantan pemain Barito Putera itu akrab dengan sikap indisipliner. Dia pernah dicoret dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 karena meninggalkan hotel pada malam hari dan kembali jelang pagi hari. Bahkan dia juga sempat terjerat masalah pelecehan yang ramai di media sosial.

Sejumlah harapan untuk lebih baik bersama Persik Kediri disampaikan sejumlah warganet, mengingat sejumlah masalah di atas yang kini menjadi semacam stigma baginya.

“Semoga tobat di Persik,” tulis @pengamatsepakbola. “Ojo aneh-aneh yo Le @febrian13yudha, main sing tenanan (jangan macam-macam ya, main sungguh-sungguh). Selamat datang,” tulis @harianpersik.

Ketika Yudha Febrian melakukan tindak indisipliner di Timnas Indonesia U-19, Barito Putera yang menjadi klub pemiliknya memutuskan mengirim sang pemain ke pesantren yang berada di Tasikmalaya. Namun, ternyata perilaku bek kiri itu tidak berubah.

Hal itu yang membuat banyak warganet pun menyarankan agar Yudha Febrian juga masuk ke pondok pesantren yang banyak tersebar di Kediri setelah bergabung bersama Persik Kediri.

“Lak sik panggah nakal nang Kediri dipondokne ndek lirboyo wae (kalau tetap nakal di Kediri dipondokkan di Lirboyo saja),” saran @rohmanska.

Ada pula yang kecewa dengan manajemen Persik Kediri yang memutuskan mendatangkan pemain bermasalah seperti Yudha Febrian.

“Gawe opo tuku ngene ki (untuk apa beli seperti ini),” keluh @patehwashere. “Kenapa enggak orbitkan putra daerah saja, dijamin determinasi tinggi, main untuk lambang di dada, belum star syndrome,” tulis @hantamfootball.