Marko Simic Khawatir Persija Jakarta Ulangi Musim 2019

Kegagalan meraih kemenangan di dua laga awal /22 membuat ujung tombak khawatir. Simic mengingatkan rekan-rekannya agar tidak mengulangi hasil musim 2019.

Musim 2019 memang tidak menyenangkan bagi . Di empat pertandingan pertama, mereka mendapatkan masing-masing dua kemenangan dan imbang. Pada pekan kelima, Persija akhirnya mengalahkan .

Namun di lima pertandingan beruntun berikutnya, Macan Kemayoran memperoleh empat hasil imbang dan satu kekalahan. Persija selanjutnya mengakhiri musim di peringkat sepuluh setelah mendapatkan masing-masing 11 kemenangan dan imbang, serta 12 kekalahan.

Simic mengatakan, Persija harus segera bangkit untuk memperoleh kemenangan agar catatan di tahun 2019 tidak terulang lagi di musim ini. Mereka harus bekerja lebih keras.

“Kami sangat kecewa dan marah, karena kami punya banyak pemain berpengalaman. Sulit dipercaya, kami sudah unggul 2-0, tapi kami tidak bisa mengendalikannya di 30-35 menit terakhir. Tentu ini bukan situasi yang bagus buat kami,” ujar Simic.

“Kami harus bekerja keras lagi, dan harus memperbaiki masalah ini. Untungnya ini baru awal musim, karena masih banyak pertandingan yang harus dilalui.”

“Tapi jangan dilupakan, kami pernah menghadapi situasi yang sama di musim 2019. Kami mendapatkan hasil buruk di awal musim, dan selanjutnya kami berjuang sepanjang musim [untuk keluar dari papan bawah].”

“Kami harus segera bangkit, dan bersama-sama sebagai sebuah tim untuk memenangkan pertandingan berikutnya.”

Bukan itu saja, hasil imbang 2-2 melawan kemarin malam juga hampir mirip dengan musim 2019. Bahkan pada laga yang juga berlangsung di pekan kedua itu, PSIS mampu menundukkan Persija dengan skor 2-1.

Simic mengakui kemungkinan ada sikap meremehkan lawan yang banyak menurunkan pemain muda. Penyerang asal Kroasia tersebut menyebutkan duel melawan PSIS selalu tidak mudah.

“Mereka (PSIS) bermain dengan banyak pemain muda. Kami pernah menghadapi masalah yang hampir sama di Piala ketika melawan [] Makassar, semua pemain lokal. Mungkin ada sedikit sikap meremehkan lawan,” imbuh Simic.

“Mereka (PSIS) bermain tidak dengan beberapa pemain utamanya, dan secara mengejutkan mereka bermain dengan sangat bagus. Mereka punya tim yang bagus, dan selalu menjadi lawan yang sulit. Tidak mudah untuk menghadapi mereka.

Berita Terkait