Punya Tren Oke, PSIS Bisa Bikin Persija Merana

Semarang berpotensi membuat Persija Jakarta resah menjelang pertemuan sengit pada pekan kedua BRI /2022, Minggu (12/9/2021). Adalah tren positif menawan PSIS yang bisa bikin Persija waswas.

Diketahui Laskar -julukan PSIS, berhasil mengalahkan Persela pada pekan pertama BRI Liga 1. Meski ditentukan oleh gol pada penghujung laga, raihan tiga poin membuat anak asuh Imran Nahumarury itu semakin percaya diri.

Sementara itu, Persija Jakarta dengan status juara pramusim dan punya skuad mentereng, justru tertahan oleh . Permainan Persija belum terlihat segarang ketika menjuarai . Praktis, Persija wajib waspada untuk tidak terpeleset lagi.

Pernyataan penuh motivasi dilontarkan satu di antara gelandang andalan PSIS, . Mewakili rekan-rekannya, skuad PSIS sudah mempersiapkan diri dengan maksimal dan terus berbenah dari pertandingan sebelumnya.

“InsyaAllah saya dan teman-teman yakin bisa memberikan kemenangan melawan Persija besok,” terang Fandi Eko Utomo, Jumat (10/9/2021).

Dirinya sadar Persija Jakarta jelas merupakan lawan yang tidak mudah dikalahkan. Namun para pemain sudah mendapat arahan khusus mengantisipasi permainan Persija.

“Pelatih banyak memberikan pesan dan arahan kepada kami tentang rancangan permainan. Tetapi menurut saya yang terpenting kami bisa bermain sesuai dengan ciri khas tim PSIS,” kata mantan pemain Surabaya tersebut.

Diketahui, Fandi Eko Utomo tampil sejak menit pertama saat PSIS mengalahkan Persela akhir pekan lalu. Ia kembali mampu membuat keseimbangan di lini tengah, bersama Jonathan Cantillana dan .

Fandi diprediksi bakal kembali mendapatkan kesempatan bermain sejak awal kontra Persija. Terlebih PSIS sedang diterpa badai cedera, dengan bakal absennya Brian Ferreira dan .

Meski demikian, ia memuji performa timnya yang tampil konsisten dengan tampil menyerang maupun bertahan dengan baik. Hingga gol penentu yang baru datang di menit-menit akhir sebagai buah kesabaran.

“Saat lawan Persela, kalau grogi tidak ada, tapi kami pada babak pertama mengikuti irama permainan lawan. Alhamdulillah pelatih memberikan instruksi yang tepat di babak kedua,” jelas pemain berusia 30 tahun.

Berita Terkait