Siaga COVID-19, Cina Taipei Batal Jamu Timnas Indonesia

Pertandingan play-off babak ketiga antara dan Cina Taipei kini menjadi tanda tanya. Hal itu disebabkan pemerintah Cina Taipei tetap memberlakukan pengawasan ketat, meski status pengendalian COVID-19 sudah turun ke level 2.

Situasi ini tentunya membuat konfederasi sepakbola Asia (AFC) harus memutar otak mencari tempat untuk menggelar pertandingan, mengingat Indonesia sebelumnya tidak bisa menjadi tuan rumah di leg pertama pada 7 September. Leg kedua sebelumnya dijadwalkan berlangsung 12 Oktober di kandang Cina Taipei.

Pemerintah Cina Taipei sebetulnya telah menurunkan status siaga COVID-19 ke level 2 pada Juli. Kendati demikian, demi mencegah peningkatan status ke Level 3 seperti Mei lalu, pengawasan tetap diberlakukan secara ketat.

Hanya saja, protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah Cina Taipei membuat sejumlah negara merasa keberatan. Selain play-off babak ketiga kualifikasi 2023, Cina Taipei juga menjadi tuan rumah pertandingan Grup A yang diikuti Laos dan Bahrain.

Diwartakan laman ET today, federasi sepakbola Cina Taipei (CTFA) telah menerima surat keberatan Laos dan Bahrain untuk menjalani protokol kesehatan yang ketat selama berada di negara tersebut dari AFC, Selasa (7/9).

Pemerintah bersedia mengizinkan peserta dua turnamen itu bertanding di Cina Taipei. Namun ada persyaratan yang harus dipenuhi. Setiap tim harus menunjukkan surat negatif COVID-19 tiga hari sebelum bertolak ke Cina Taipei. Setibanya di negara itu, mereka wajib menjalani karantina selama lima hari.

Tidak selesai sampai di situ. Seluruh tim juga harus diperiksa setiap dua hari sekali. Khusus Indonesia yang mempunyai angka kasus pandemi COVID-19 tertinggi di Indonesia, pemeriksaan itu wajib dilakukan setiap hari.

CTFA menambahkan, selain persyaratan tersebut, seluruh tim juga diminta segera meninggalkan Cina Taipei dua hari setelah mereka menjalani pertandingan terakhir.

Semua persyaratan itu mendapat penolakan dari Laos dan Bahrain. CTFA akhirnya mengajukan pembatalan menjadi tuan rumah Grup A kualifikasi 2022 kepada AFC, dan memberikan imbas terhadap duel melawan Indonesia di play-off babak ketiga 2023.

“CTFA telah mengonfirmasi pada 8 September, karena adanya surat keberatan tim peserta terkait regulasi anti-pandemi COVID-19, AFC akan membatalkan event yang digelar di Cina Taipei. Venue untuk menggelar pertandingan nantinya akan ditentukan AFC,” demikian ET today mewartakan.

“CTFA menyampaikan rasa penyesalan tidak dapat menjalankan tugas menjadi tuan rumah akibat adanya perubahan yang mendadak. Hal ini sudah dijelaskan kepada skuad Taipei dan wanita yang sudah menjalani latihan.”

Berita Terkait