Bali United Belum Tentu Bisa Mainkan Stefano Lilipaly Kontra Barito Putera

Pelatih Bali , , secara tersirat menyatakan jika belum tentu bisa dimainkan pada pekan kedua BRI kontrak Barito Putera.

Sejak kembali dari Jakarta usai kemenangan menghadapi Kediri di laga perdana BRI Liga 1 2021/2022, Stefano Lilipaly ternyata masih belum mengikuti sesi latihan.

Dia hingga sekarang masih memiliki “urusan pribadi” yang harus diselesaikannya. Kemungkinan besar, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra kembali tidak bisa memainkan mantan pemain SC Telstar tersebut ketika menghadapi Barito Putera di pekan kedua BRI Liga 1 pada Sabtu sore (11/9/2021).

Jumat (9/9/2021), Bali United sudah bertolak ke Jakarta. Kabarnya Teco memboyong 30 pemain. Termasuk bus Bali United untuk membantu mobilitas dkk selama di Jabodetabek untuk lima pertandingan kedepan.

“Dia tidak ada di latihan dan masih ada situasi pribadi. Setelah selesai, dia bisa masuk ke latihan. Saya pikir, urus dulu masalah dan waktu masuk latihan, dia pikir hanya sepak bola. Kami masih ada beberapa hari dan lihat kondisi fisiknya,” terang Teco.

Tapi yang jelas, Teco yakin betul tentang keprofesionalan Lilipaly. Teco menilai, adaptasi cepat bisa dilakukan ayah dua anak tersebut setelah absen latihan cukup lama bersama Bali United.

Nah selain Lilipaly, Teco masih akan terus memantau perkembangan M. . Dari pantauan, Rahmat masih menjalani latihan terpisah di pinggir Lapangan Gelora Samudera Kuta bersama fisioterapi Bali United.

Namun Teco masih belum memberikan keterangan yang jelas terkait cedera apa yang menimpa pemain berjuluk The Flash tersebut. “Kemarin dia cedera. Saya belum bisa memastikan juga. Waktu siapapun di luar lapangan, kami tidak bisa bicara 100 persen,” ucapnya.

Dari pernyataannya tersebut, kemungkinan besar Teco akan memarkir Rahmat menghadapi Laskar Antasari. Bek kiri Bali United juga masih jogging ringan di lapangan. Tapi kemungkinan besar dia bisa diturunkan menghadapi Barito.

Sekarang Teco perlu memikirkan komposisi pemain terutama di lini tengah setelah ada kemungkinan Lilipaly absen. Opsi tersebut bisa dipakai untuk memainkan I Widnyana Putra sebagai pemain nomor 10.

Seperti diketahui saat diwawancarai sebelumnya, M. Rahmat mengaku jika kekalahan menghadapi Barito Putera di Tour de Java beberapa waktu lalu, menjadi pembelajaran berharga untuk Bali United.

“Kami jadi tahu apa yang harus kami lakukan ketika melawan mereka di liga. Saya sendiri selalu ingin cetak gol dan membantu tim meraih kemenangan karena keinginan (untuk menang) selalu ada,” ujarnya.

Fokus utama Rahmat adalah bisa membawa Bali United meraih kemenangan kedua. Kebetulan dia juga tidak berambisi agar bisa mencetak gol. “Yang penting kami menang dan bisa selalu berada di papan atas,” tutupnya.

Berita Terkait