Tinggalkan Motif Croco, Jersey Baru Persebaya Dihiasi Bangunan Bersejarah Surabaya

Manajemen Surabaya telah meluncurkan jersey baru untuk mengarungi BRI . Melalui , tim berjulukan Green Force itu memberikan sentuhan yang berbeda untuk kostum tim musim ini.

Persebaya Store kini menggunakan kain berjenis microdot. Dengan jenis ini, tampilan jersey terlihat elegan dengan cutting yang lebih simpel. Tema yang diusung untuk jersey musim ini adalah “Persebaya for Surabaya”.

Kain motif croco, alias sisik buaya, yang menjadi ciri khas pada setiap musimnya sejak 2017 sudah tidak tampak dalam jersey edisi musim ini. Sebagai gantinya, sejumlah icon khas Kota Surabaya muncul dalam desain.

“Kami ingin memperkuat tema Persebaya for Surabaya. Persebaya ini berjuang membawa nama Surabaya, untuk warga Surabaya dan seluruh masyarakat yang memiliki ikatan emosional dengan Surabaya,” ujar Arizal Perdana, Senior Manager Persebaya Store.

Untuk permukaan jersey itu tampak kombinasi beberapa landmark Kota Pahlawan yang digunakan sebagai motif. Dengan jelas dapat dilihat gambar Tugu Pahlawan di tengah bagian depan jersey.

Monumen Jalesveva Jayamahe, Bambu Runcing, hingga patung Suro dan Boyo yang menjadi ikon Surabaya juga tidak luput diikutsertakan dalam motif jersey. Sementara di sisi samping jersey, ada motif Masjid Al Akbar Surabaya yang merupakan bangunan penting di Surabaya.

Warna dominasi Hijau untuk home jersey dipadukan dengan warna kuning untuk strip dan name set untuk menambah kesan mewah dan eksklusif dalam jersey terbaru itu.

“Dengan adanya icon Kota Surabaya juga diharapkan para pemain berjuang lebih keras di lapangan. Mereka tidak hanya membawa lambang di dada, tapi juga membawa kebanggaan seluruh masyarakat Kota Surabaya,” ucap Arizal.

“Tidak ada lagi motif croco juga menggambarkan kesederhanaan. Kita ingin lebih simpel dengan tetap mempertahankan kesan elegan di kondisi pandemi seperti sekarang,” imbuhnya mengenai jersey terbaru Persebaya Surabaya.

Selain itu semangat masyarakat Surabaya juga yang ikut menginspirasi Persebaya Surabaya untuk bertahan di tengah pandemi. Manajemen Bajul Ijo tetap melayani penjualan merchandise di tengah situasi yang serba tidak menentu.

“Bisa dibilang tahun ini masih extraordinary, masih belum normal. Di tengah kondisi itu, kami bersyukur masih banyak brand nasional yang menaruh kepercayaannya kepada Persebaya,” ujar alumnus ITS tersebut.

“Kami juga berjuang keras agar banyaknya sponsor yang menempel tidak mengurangi estetika dari jersey. Intinya kami menerapkan keseimbangan antara kebutuhan sponsor dengan penampilan jersey,” tambahnya.

Dari delapan sponsor Persebaya, terdapat empat sponsor yang sudah bergabung sejak musim lalu. Mereka adalah Kapal Api yang menjadi Official Main Partner. Lalu disusul oleh Extra Joss, MPM Honda, dan UM Surabaya. Sedangkan empat sponsor yang baru bergabung adalah Pansaka, GoTo, Vidio, dan The Legion.

Persebaya Store bakal melayani penjualan melalui pre order jersey yang dibanderol dengan harga Rp650 ribu tersebut.

Berita Terkait