Gagal Menang, Ini 2 Problem PSM Makassar Saat Hadapi Arema FC di Liga 1

Klub kebanggaan publik Sulawesi Selatan, , bermain imbang 1-1 kontra FC dalam laga pembuka BRI -2022 di , Bogor, Minggu (5/9/21).

Pasukan yang unggul jumlah pemain malah kebobolan lebih dulu akibat penalti Hanif Sjahbandi (22’) sebelum disetarakan gol cantik berselang semenit kemudian.

Pemain senior Syukur pun menyebut ada dua kendala yang membuat ia dan rekan-rekannya tidak mampu mengamankan poin sempurna pada pekan pembuka Liga 1.

Pertama adalah efek dari terhentinya roda kompetisi selama 1,5 tahun yang menyebabkan pemain Makassar mengalami demam panggung di awal duel kontra Arema FC.

“Laga malam ini terasa sulit karena bukan fisik yang menjadi persoalan utama, melainkan mental,” ungkap Zulkifli Syukur dalam sesi post match press conference secara virtual.

Ucapan pesepak bola 37 tahun ini pun benar adanya lantaran PSM Makassar sangat berhati-hati, bahkan saat Arema FC telah kehilangan satu pemain di pekan pembuka Liga 1 2021-2022.

Selain demam panggung yang sempat melanda, hal kedua ialah serangan PSM Makassar yang tidak cukup ampuh untuk menembus rapatnya lini pertahahan Arema FC.

“Setelah kekurangan satu pemain, mereka bertahan terlalu dalam sehingga memuat kami kesulitan untuk menciptakan peluang,” tandas pemain veteran berposisi bek kanan ini.

Meskipun usianya tak muda lagi untuk seorang bek sayap, Zulkifli Syukur mendapat kepercayaan tampil selama 90 menit di pekan pembuka BRI Liga 1 2021-2022 kontra Arema FC.

Berita Terkait