Eduardo Almeida Merasa Luar Biasa Melihat 10 Pemain Arema FC Tahan Imbang PSM

Hasil imbang 1-1 menghadapi PSM Makassar yang diraih FC di laga pekan pertama BRI dirasa sudah luar biasa oleh pelatih Singo Edan, Eduardo Almeida. Arema FC meraih satu poin dengan 10 pemain di lapangan sejak menit ketiga karena gelandang jangkar diganjar kartu merah oleh wasit Agus Fauzan Arifin.

Arema FC dikejutkan dengan keputusan wasit Agus Fauzan Arifin yang mengeluarkan kartu merah dari sakunya pada menit ketiga setelah Jayus Hariono melanggar keras gelandang PSM Makassar, Sutanto Tan.

Jayus dinilai melakukan pelanggaran yang bisa membahayakan Sutanto Tan. Arema sempat mendapat tekanan dari PSM setelah itu. Tapi, beberapa menit selanjutnya, Arema FC bisa melakukan penyesuaikan dan tampil dengan organisasi permainan yang rapi.

“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus. Tentu sempat kesulitan setelah bermain dengan 10 pemain. Tapi, pemain berhasil beradaptasi. Organisasi permainan bagus. Selamat untuk pemain yang sudah memberikan yang terbaik dan berjuang keras di lapangan,” kata , Eduardo Almeida.

Ceritanya tentu akan berbeda jika Arema tampil dengan 11 pemain di lapangan. Arema FC dirasa bisa tampil lebih menekan karena dari materi pemain dan persiapan, Singo Edan lebih matang.

Namun, Almeida tak ingin menyalahkan wasit. Pengadil di lapangan punya pandangan yang lebih jelas. “Saya tidak bisa bicara soal wasit,” lanjut itu.

Bagi Eduardo Almeida, ada sebuah kunci keberhasilan timnya bisa menahan PSM Makassar yang unggul jumlah pemain dalam laga yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, itu.

“Kuncinya, pemain bekerja lebih keras dan permainan terorganisasi,” ujar mantan pelatih itu.

Dalam pertandingan tersebut, pemain Arema FC juga jarang melakukan kesalahan. Ketika mendapatkan bola, merek kerap melakukan serangan balik cepat.

Seperti halnya ketika gol Arema FC tercipta. Bermula dari serangan cepat yang membuat Kushedya Hari Yudo bisa mengacaukan lini pertahanan PSM. Ia pun dilanggar penjaga gawang Hilman Syah di dalam kotak penalti yang membuat wasit menunjuk titik putih. pun sukses menuntaskan tugasnya untuk membawa Arema FC unggul.

Sayangnya, gawang Arema FC kemudian dibobol Ilham Udin dalam dua menit berselang. Lini belakang Arema FC tampak sempat hilang fokus setelah sempat unggul lebih dulu.

Maklum, pada babak pertama, komposisi lini tengah dan belakang Arema FC harus berubah setelah Jayus mendapatkan kartu merah. Renshi Yamaguchi yang berposisi sebagai gelandang bertahan turun sebagai stoper. Sedangkan Hanif yang awalnya jadi stoper dipilih menggantikan posisi Jayus.

Jadwal Pertandingan Arema FC di BRI
Jadwal Pertandingan Arema FC di 6 Laga Pertama BRI Liga 1 2021

Minggu, 5 September 2021

Gameweek 1: Vs PSM Makassar
Kick-off: 18.15 WIB
Minggu, 12 September 2021

Gameweek 2: Vs
Kick-off: 18.15 WIB WIB
Minggu, 19 September 2021

Gameweek 3: Vs PSS Sleman
Kick-off: 18.15 WIB
Jumat, 24 September 2021

Gameweek 4: Vs PSIS Semarang
Kick-off: 21.00 WIB
Rabu, 29 September 2021

Berita Terkait