Arema FC Terus Berbenah, Datangkan Pelatih Pengorbit Kiper-kiper Timnas Indonesia

Arema FC ternyata belum berhenti untuk terus membenahi tim menjadi lebih baik jelang pertandingan perdana di Liga 1 2021-2022.

Arema FC memperkenalkan Jarot Supriadi sebagai anggota tim baru mereka.

Dia menjabat sebagai pelatih kepala kiper Arema FC didampingi pelatih kiper sebelumnya Felipe Americo yang turun menjadi asisten.

Keduanya akan berkolaborasi untuk memoles empat kiper Singo Edan saat ini: Adilson Maringa, Teguh Amirudin, Kurniawan Kartika Ajie, dan Andriyas Francisco.

“Diharapkan. kolaborasi di sektor pelatih kiper ini semakin memperkuat tim Arema FC ke mengingat kompetisi sudah berjalan,” ujar Media Officer Arema FC Sudarmaji.

Kehadiran mantan pelatih Timnas U19 tersebut menjadi kejutan, sebab Jarot bukanlah pelatih kiper sembarangan.

Dia adalah orang yang bertanggung jawab mengorbitkan kiper-kiper besar Indonesia seperti M. Riyandi, Awan Setho Raharjo, Nadeo Argawinata, Ravi Murdianto, Dicky Indrayana, Aqil Savik dll.

Kualitas kiper-kiper kelas wahid Indonesia tersebut tidak lepas dari bimbingan tangan dinginnya.

Selain memegang peran penting dalam meningkatkan performa tim, kehadiran Jarot Supriadi juga diharapkan membantu Arema FC mempertahankan status klub standar AFC.

Dia diketahui sudah mengantongi Lisensi Pelatih B AFC dan Lisensi Kiper Level 2 yang menjadi standar AFC.

“Coach Jarot saat ini memiliki lisensi B AFC, dalam proses menuju A AFC dalam tahap kursus bersama dua asisten pelatih Arema FC lainnya Siswantoro dan FX Yanuar,” tambahnya.

Alasan lisensi pula yang membuat Jarot Supriadi diberi jabatan di atas Felipe Americo

Pria asal Banyuwangi itu menjelaskan lisensi pelatih ada dua, yakni lisensi pelatih AFC dan lisensi Goalkeeper (GK) level.

Di Liga 1 tahun ini syarat minimal untuk pelatih kiper adalah lisensi pelatih AFC C dan Lisensi GK Level 1.

“Coach Jarot memiliki Lisensi AFC B dan GK Level 2. Felipe tidak memiliki lisensi, tapi memiliki sertifikat kursus yang tidak memiliki kesetaraan dengan Lisensi C AFC juga Lisensi GK 1,” ujarnya

Pelatih asal Brasil tersebut memiliki semacam RECC (Recognition of Experience and Current Competence) alias dokumen pembuktian kompetensi yang diakui oleh AFC.

Namun, Sudarmaji menilai lisensi AFC akan lebih mudah karena Arema bernaung di bawah AFC.

“Iya RECC itu skrining AFC. Namun, AFC sepertinya lebih mengutamakan produk lisensi mereka karena (kami) bermain di bawah naungan AFC,” pungkasnya.