Perfisi, Tim Kampus Riau yang Mengusung Semangat Lazio di Liga 3

Mengenal Perfisi FISIP UNRI, klub kampus asal Provinsi Riau yang mengusung semangat raksasa Serie A Italia Lazio untuk bersaing di .

Jelang bergulirnya , kejutan datang dari regional Riau saat enam klub berhasil masuk sebagai anggota baru Asprov Riau.

Salah satunya adalah , klub yang baru terbentuk tahun 2004 silam namun cukup sukses menorehkan prestasi hingga akhirnya masuk dalam keanggotaan PSSI.

Hal unik dari Perfisi adalah, klub ini terbentuk dari perkumpulan mahasiswa-mahasiswa FISIP UNRI yang akhirnya mendapat lampu hijau dari Dekan kampus untuk berkembang menjadi tim profesional.

Perfisi yang semula hanya bertanding di kompetisi antar kampus, perlahan mulai eksis di persepakbolaan Riau bahkan sempat berpartisipasi di .

“Perfisi itu berdirinya tahun 2004, spirit awalnya karena saya dan kawan-kawan hobi bola, ingin mempermanenkan tim ini menjadi sebuah tim di FISIP UNRI,” ucap Adianto selaku Manajer Perfisi kepada INDOSPORT.COM.

“Dari awal mula itulah, Perfisi mulai ikut kompetisi yang diadakan di kampus baik di UNRI atau luar UNRI. karena selalu juara, Perfisi diusulkan ke fakultas untuk ikut kompetisi yang profesional yaitu liga 2 PSPS,” tambahnya.

Awal keikutsertaan Perfisi di Liga 2 PSPS terbilang cukup baik, di mana mereka langsung bisa finis di posisi 4. Bahkan di kompetisi musim berikutnya, Perfisi sukses promosi ke PSPS.

Sempat mati suri selama lima tahun akibat ditinggal sang manajer yang melanjutkan studi, Perfisi akhirnya bisa kembali menggeliat di 2019.

Puncaknya, Perfisi berhasil jadi runner up saat tampil di Liga FISIP Se-Indonesia yang berlangsung di Universitas Indonesia 2019. Di partai final, Perfisi kalah dari FISIP UB dengan skor 1-0.

Berbekal prestasi di 2019, manajemen Perfisi bersama para alumni FISIP UNRI memberanikan diri untuk daftar sebagai anggota PSSI.

“Untuk terdaftar jadi anggota PSSI pada dasarnya tidak sulit selama persyaratan yang terpenuhi. Karena ada alumni kita yang bantu mengurus dan kita ikuti syarat yang diberikan, akhirnya kita bisa terdaftar di PSSI,” jelas Adianto.

Berita Terkait