Indonesia Peringkat 24 Ranking Kompetisi AFC

Tanpa kompetisi selama hampir dua tahun, dan dibatalkannya Piala membuat posisi Indonesia berada peringkat 24 ranking kompetisi klub AFC yang dirilis konfederasi sepakbola Asia (AFC) hari ini.

Penentuan penghitungan peringkat tersebut didasarkan pada performa wakil negara di kompetisi antarklub yang diadakan AFC. Performa empat musim terakhir di kompetisi antarklub AFC menjadi dasar perhitungan. Peringkat ini nantinya berpengaruh pada jumlah tim di kompetisi antarklub AFC.

Peringkat kompetisi klub AFC akan kembali dirilis pada akhir tahun setelah seluruh kompetisi AFC selesai digelar. Daftar terbaru akhir tahun ini akan menentukan slot untuk kompetisi musim 2023.

Tentunya peringkat ini akan menentukan jatah Indonesia di (LCA) dan . Pada tahun 2021, Indonesia tidak mendapatkan jatah LCA. Sedaangkan di Piala AFC, Indonesia mendapat satu tempat otomatis di fase grup, serta satu lagi harus melalui babak play-off.

Namun AFC bakal memberikan keringanan terhadap penghitungan nilai musim 2020 dan 2021. Hal itu disebabkan dibatalkannya pertandingan akibat pandemi COVID-19. Sementara di , hanya zona saja yang dibatalkan.

“Kompetisi klub AFC tahun 2020 tidak termasuk dalam perhitungan peringkat keseluruhan, karena pembatalan Pertandingan yang tersisa di Piala AFC 2020 dalam konteks pandemi COVID-19,” demikian pernyataan AFC.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
Di lain sisi, berdasarkan daftar yang dirilis ini, Indonesia menempati peringkat enam di kawasan Asia Tenggara, di bawah Thailand yang berada di posisi delapan, Vietnam (14), Filipina (18), (19), dan Singapura (23).

Sementara itu, Jepang menempati posisi puncak ranking kompetisi klub AFC di atas Korea Selatan dan setelah mengumpulkan 100 poin. Hasil tersebut tak lepas dari kinerja konsisten klub mereka di LCA. Kashima Antlers menjuarai edisi 2018, sedangkan Urawa Red Diamonds tampil sebagai runner-up di tahun berikutnya.

Wakil Korea Selatan Ulsan Hyundai sebetulnya tampil sebagai jawara pada musim 2020 dengan mengalahkan klub Iran, Persepolis, 2-1. Namun karena ada pandemi COVID-19, dan pembatalan Piala AFC, semua asosiasi anggota menerima poin nol di musim itu.

Berita Terkait