Ini Alasan Lokasi Pertandingan Liga 1 2021-2022 Diumumkan H-2

-2022 resmi dilanjutkan dengan jadwal yang sudah didistribusikan kepada masing-masing klub peserta.

Menariknya dalam jadwal hanya dilampirkan hari, tanggal dan jam, sementara lokasi pertandingan dibiarkan kosong tanpa keterangan.

Keputusan tidak biasa tersebut memang sengaja diambil PT yang menginginkan kompetisi dilaksanakan sefleksibel mungkin. Pertimbangannya, kasus Covid-19 menjadi parameter dalam menyusun jadwal.

Dengan demikian akan terus melakukan evaluasi dengan pihak terkait mengenai lokasi pertandingan. Setelah itu, mereka akan menginformasikan kepada klub sekitar dua hari sebelum jadwal hari pertandingan.

“Kita sampaikan pertimbangannya karena satu bahwa masalah tempat ini sangat fleksibel dan sangat dinamis karena disampaikan dalam instruksi Mendagri itu dilaksanakan di level 3 dan level 2. Ketika kita berbicara fleksibel dinamis itu tentu menyesuaikan perkembangan terkait PPKM,” tutur Direktur Operasional PT LIB, .

“Kedua tentu kita berharap juga terkait dengan bahwa klub sudah siap ketika kapan saja dipanggil kira-kira sudah memang tinggal pergi kemana karena disitu sudah kita siapkan juga bahwa h-2 klub akan bermain tanggal sekian,” imbuhnya.

Sudjarno cukup optimistis penyesuaian ini tidak akan menjadi kendala bagi klub. Terlebih, pelaksanaan dilaksanakan menggunakan sistem seri yang terkonsentrasi dalam satu wilayah.

“Lokasi pertandingan kita akan beritahu kepada klub-klub ini pada H-2. Karena sekarang klub ini pada posisi on call siap dimana saja tinggal bergerak dan bergeser ke mana saja, apalagi sekarang posisi sudah mendekat semua dan tentu di Jawa semua, termasuk klub luar Jawa juga sudah merapat,” ujarnya.

Sementara untuk masalah persiapan tim juga dirasa tidak membebani karena tim-tim sudah diberikan jadwal besar. Setiap tim tahu kapan mereka bermain dan melawan siapa, hanya venue saja yang bersifat fleksibel.

Venue pertandingan Seri 1 akan dilaksanakan di sekitar wilayah Jabodetabek karena merupakan rekomendasi dari Kemenkes dan stakeholder terkait.

“Terkait seri kita masih tetap menggunakan venue yang ada di Jabodetabek, Gelora Bung Karno Madya, Pakansari, Wibawa Mukti. itu yang bisa di seri 1, tapi di setiap week akan kita evaluasi apakah misalnya sudah bisa ke Bandung itu juga menjadi evaluasi kita,” kata Sudjarno.

“Venue tidak terlepas dari arahan pemerintah, Polres setempat, termasuk bagaimana tim nakes dari Kemenkes yang mendampingi kita juga ada arahan kesitu. Jadi mudah-mudahan Bandung juga bisa jalan,” tuturnya.

Berita Terkait