Rekor Buruk Persela Ketika Melawan PSIS Semarang di Liga 1

Berdasarkan jadwal Liga 1 2021-2022 yang sudah dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB), Persela akan menghadapi PSIS Semarang pada Sabtu (4/9/2021).

Pertandingan tersebut membuat Persela teringat dengan rekor buruk yang mereka peroleh ketika bertanding melawan tim berjulukan Laskar Mahesa Jenar.

Dalam lima pertemuan terakhir keduanya di Liga 1, Persela tak pernah menang. Bahkan Persela harus menelan empat kekalahan dari PSIS Semarang.

Empat kekalahan Persela atas PSIS Semarang terjadi pada musim 2018, 2019, dan 2020 dengan skor 1-3, 0-1, 0-2, dan 2-3.

Satu-satunya hasil imbang yang diraih tim berjulukan Laskar Joko Tingkir terjadi sekitar tiga tahun yang lalu, tepatnya pada 5 Oktober 2018.

Bermain di markas sendiri, Stadion Surajaya, Lamongan, Persela tertinggal lebih dulu dari gol Bruno Silva pada menit ke-58. Tendangan bebas pemain asal Brasil itu tak mampu dihalau kiper Persela Muhammad Ridwan.

Persela baru dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-79 melalui titik penalti. Eksekutor Persela waktu itu, Wallace, kini merupakan pemain PSIS Semarang.

Mengetahui sejarah buruk tersebut, pelatih Persela, Iwan Setiawan berharap skuad asuhannya dapat memutus catatan negatif tersebut.

Iwan Setiawan mencoba menjadikan rekor tak pernah menang di lima pertemuan terakhir melawan PSIS Semarang sebagai motivasi tersendiri untuk mengawali Liga 1 2021-2022.

“Itu sejarahnya Persela susah menang lawan PSIS. Mohon doanya mudah-mudahan besok sejarah itu bisa terhapus. Ya ini motivasi buat tim dan juga buat tim pelatih,” kata Iwan Setiawan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Iwan dan tim pelatih Persela terus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan skuad asuhannya.

Mereka mencari tahu gambaran kekuatan dan kekurangan PSIS. Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan simulasi melawan PSIS di dalam sesi latihan tim.

“Karena jadwalnya lawan PSIS, jadi kami sudah simulasi bagaimana PSIS bermain mudah-mudahan pertandingan Sabtu sudah ada gambaran tentang PSIS,” ucap Iwan.