Ini yang Dilakukan PT LIB jika Ada Pemain yang Baru Satu Kali Divaksin

Direktur Utama PT , , menjelaskan peraturan para pemain terkait .

Dalam penerapannya, para pemain diwajibkan harus sudah divaksin jika ingin bermain di .

Peraturan tersebut menjadi sebuah hal yang wajib dipatuhi oleh para pemain di setiap klub kontestan 2021.

Seperti diketahui, proses vaksin dilakukan sebanyak dua kali dengan jarak antara vaksin pertama dan kedua yang bervariasi.

Bagaimana jika ada pemain yang baru divaksin satu kali?

Menurut Akhmad Hadian Lukita, jika ada pemain yang baru divaksin satu kali, maka akan dibantu untuk segera melakukan vaksin kedua oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal tersebut menjadi penanda bahwa turut dibantu oleh Kemenkes dalam menjalankan kompetisi.

“Pemain yang belum divaksin kedua kalau disebut persentasenya sedikit sekali, 1-2 persen. Kami berkomunikasi dengan Kemenkes, segera bisa mendapatkan vaksin.

“Mudahan-mudahan ini bisa menjadi solusi buat pemain yang belum menerima vaksin kedua,” jelasnya dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh Bolasport.com via Zoom, Selasa (31/8/2021).

Sementara itu, Direktur Operasional PT LIB, , mengakui adanya pemain yang baru divaksin sebanyak satu kali.

Dirinya tak menampik ada pemain yang belum divaksin kedua meski jumlahnya hanya 1-2 persen.

Meski begitu, dirinya tak akan memberikan pengecualian kepada para pemain dan harus menaati segala peraturan yang ada, termasuk vaksin sebanyak dua kali.

“Kenapa masih ada 1-2 persen yang belum vaksin? Karena ada misalnya dia punya surat keterangan dokter sedang tidak boleh vaksin, tetapi aturan kami harus vaksin dua kali,” ucapnya.

Berita Terkait