Bogor PPKM Level 3, Stadion Pakansari Boleh Gelar Liga 1

Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, diperbolehkan menggelar pertandingan Liga 1 2021. Sebabnya, Kabupaten Bogor sudah ada di kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Turunnya level PPKM di Kabupaten Bogor itu diumumkan awal pekan ini. Status itu berlaku mulai 24-30 Agustus 2021.

Pemkab Bogor mendukung pelaksanaan Liga 1 di wilayahnya, namun beberapa aturan harus ditaati. Aturan selama masa PPKM Level 3 tertuang dalam Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/408/Kpts/Per-UU/2021.

“Kegiatan pelatihan olahraga untuk persiapan PON XX dan PORPROV IV Jawa Barat dapat dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Fasilitas olahraga di ruang terbuka diizinkan dibuka dengan ketentuan jumlah orang 50 persen dari kapasitas maksimal,” bunyi aturan tersebut seperti dilihat detikcom, Rabu (25/8).

Liga 1 direncanakan kickoff pada 27 Agustus 2021. Klaster DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat yang akan menggelar 3 laga awal untuk uji coba penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/8), yang akan menjadi laga pembuka.

Lalu, Persipura Jayapura melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (28/8). Terakhir, Bhayangkara FC versus Persiraja Banda Aceh di Indomilk Arena, Tangerang pada, Minggu, (29/9).

Aturan Pemkab Bogor dalam pelaksanaan Liga 1 2021

1. Seluruh pemain, official, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan screening terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan latihan.

2. Pelaksanaan kompetisi tidak diperbolehkan menerima penonton langsung di stadion. Kegiatan menonton bersama oleh supporter juga tidak diperbolehkan.

3. Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung yang hadir dalam kompetensi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR H-1 dan hasil negatif Antigen pada hari pertandingan.

4. Pelaksanaan kompetesi Liga 1 wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia.