Pemain Muda Persija Dwiki Arya Ingin Isi Posisi Marc Klok

Gelandang muda Persija Jakarta, Adrianus Dwiki Arya Purnomo, bertekad untuk bisa mengisi posisi Marc Klok.

Seperti diketahui, gelandang andalan Persija Jakarta, Marc Klok, telah angkat kaki dari tim pada musim 2021.

Setelah ditinggal Marc Klok, tentu saja posisi gelandang bertahan di Persija Jakarta saat ini tengah kosong.

Dengan begitu, Adrianus Dwiki Arya Purnomo pun ingin bisa merebut posisi tersebut dan nantinya saat Liga 1 bergulir ia bisa mendapatkan menit bermain.

Namun, tentu saja keinginan itu tak akan didapatkan Dwiki dengan mudah.

Bagaimana tidak? Persija masih memiliki banyak pemain berpengalaman yang berposisi sebagai gelandang.

Pemain-pemain tersebut yakni Rohit Chand, Ramdani Letaluhu, dan Tony Sucipto.

Selain para pemain senior tersebut, Dwiki Arya juga harus bersaing dengan Braif Fatari.

Sebagaimana diketahui, Braif Fatari selama ini berhasil mencuri perhatian, bukan hanya dari pencinta sepak bola, tetapi juga tim pelatih.

Hal itu terlihat saat bagaimana Braif Fatari berhasil unjuk gigi ketika tampil di Piala Menpora 2021 pada leg kedua final melawan Persib Bandung.

Braif Fatari berhasil mencetak gol untuk Persija Jakarta.

Tentu saja merebut tempat di Persija bukan tantangan yang mudah bagi Dwiki.

Oleh karena itu ia mengaku tetap akan menghormati keputusan pelatih Persija, Angelo Alessio, nantinya.

“Semua saya serahkan kepada pelatih, tetapi saya siap berjuang jika diturunkan dan diminta bermain oleh Coach Angelo,” ujar Dwiki Arya sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman resmi klub.

Meski begitu, pemain berusia 21 tahun itu tak akan menyerah dengan mudah.

Walaupun ia tahu bahwa menyegel satu tempat di tim utama tidak akan mudah, Dwiki tetap siap bekerja keras untuk mengamankan posisi tersebut.

Dwiki mengaku siap bersaing dan tak akan mudah menyerah begitu saja.

Apalagi setelah sebelumnya saat Piala Menpora 2021 berlangsung, ia dipinjamkan di Persela Lamongan sehingga membuatnya memiliki pengalaman.

Tetapi, Dwiki mengatakan bahwa siapa pun nantinya yang akan dipilih pelatih saat kompetisi berlangsung adalah sebuah keputusan terbaik.

Menurutnya yang terpenting saat ini ia tetap berjuang dan berlatih keras.

Dwiki mengatakan akan menghormati keputusan pelatih siapa pun yang akan dipilih.

Siapa pun itu, tim pelatih pastinya telah mempertimbangkan dan mempersiapkan strategi untuk menghadapi sebuah pertandingan.

“Kami sama-sama berjuang untuk Persija dan saling melengkapi sebagai tim,” ucap Dwiki.

“Tetapi, saya akan berlatih keras dan membiarkan pelatih membuat keputusan siapa yang bakal bermain,” tuturnya.

Liga 1 2021 sendiri rencananya bakal mulai bergulir pada 27 Agustus mendatang.

Tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut juga memiliki kemungkinan untuk menjadi tim yang membuka kompetisi apabila pertandingan pertama tak berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Untuk saat ini belum ada kepastian venue pertandingan partai pembuka, tetapi keputusan tersebut akan dipastikan dalam pertemuan PT LIB dengan klub pada Jumat (20/8/2021).