Pelatih Bali United Puji Rans Cilegon FC Gelar TC ke Turki

Pelatih Bali United puji langkah Cilegon FC yang melakukan pemusatan latihan (TC) di Turki.

FC membuat gebrakan baru untuk musim ini.

Setelah diakuisisi oleh Raffi Ahmad, perserta kompetisi Liga 2 ini akan melakukan TC di Turki.

Selain itu, Hamka Hamzah Cs akan melakukan pertandingan uji coba melawan Fenerbahce U-19 dan 1992 Konyaspor.

Melihat langkah tersebut, pelatih Bali United, memberikan dukungan.

Dia berharap langkah tersebut bisa dilakukan klub-klub lain.

Cara ini merupakan terobosan baru dalam sepak bola nasional.

Pelatih yang akrab disapa ini menilai jika menggelar TC di luar negeri akan membuat perkembangan pemain lebih baik, karena melawan tim yang berbeda kualitas.

“Ini tim bikin contoh sangat bagus buat tim lain,” katanya dilansir BolaSport.com dari laman klub.

“Mereka melakukan TC di luar negeri sangat bagus untuk membangun chemistry antar pemain menghadapi tim yang berkualitas di sana,” sambungnya.

Teco menilai, berdasarkan pengalamannya, Turki adalah negara yang fanatik dengan sepak bola.

Jika melihat lebih jauh, ada Galatasaray FC yang merupakan rival suporter Manchester United.

Pada salah satu pertandingan Liga Champions Eropa, Fans Gala (suporter Galatasaray FC) memberikan suasana magis dengan melakukan teror baik nyanyian dan koreo untuk menyerang mental pemain lawan.

Bahkan, Galatasaray FC berhasil menang dengan skor 1-0.

“Saya sudah pernah kerja di Turki dan negara tersebut sangat bagus karena mereka fanatik terhadap sepak bola.

“Waktu itu saya kerja di salah satu tim asal Kuwait dan sempat TC di Turki.

Selain itu, Teco juga memberikan rekomendasi lawan uji coba.

Menurutnya, ada satu klub yang biasa diajak latihan bersama karena sama-sama menggelar TC di Turki.

“Saat ini juga ada teman saya ada dari salah satu klub dari Qatar yang juga menjalani TC di sana dan mungkin bisa menjalani uji coba dengan RANS Cilegon FC,” pungkasnya.

Pelatih yang akrab disapa Teco ini menilai jika menggelar TC di luar negeri akan membuat perkembangan pemain lebih baik, karena melawan tim yang berbeda kualitas.

“Ini tim RANS Cilegon FC bikin contoh sangat bagus buat tim lain,” katanya dilansir BolaSport.com dari laman klub.

“Mereka melakukan TC di luar negeri sangat bagus untuk membangun chemistry antar pemain menghadapi tim yang berkualitas di sana,” sambungnya.

Teco menilai, berdasarkan pengalamannya, Turki adalah negara yang fanatik dengan sepak bola.

Jika melihat lebih jauh, ada suporter Galatasaray FC yang merupakan rival suporter Manchester United.

Pada salah satu pertandingan Liga Champions Eropa, Fans Gala (suporter Galatasaray FC) memberikan suasana magis dengan melakukan teror baik nyanyian dan koreo untuk menyerang mental pemain lawan.

Bahkan, Galatasaray FC berhasil menang dengan skor 1-0.

“Saya sudah pernah kerja di Turki dan negara tersebut sangat bagus karena mereka fanatik terhadap sepak bola.

“Waktu itu saya kerja di salah satu tim asal Kuwait dan sempat TC di Turki.

Berita Terkait