Trauma Jarum Suntik, Gelandang Persebaya Asal Jepang Sempat Ketakutan Divaksin

Surabaya akhirnya mendapat jatah COVID-19 untuk para pemain asingnya.

Manajemen Persebaya sempat dibuat pusing karena empat legiun asingnya tak kunjung mendapat vaksin.

Padahal, kick-off tinggal dalam hitungan hari, yakni pada 27 Agustus mendatang.

Seperti diketahui, salah satu syarat mengikuti Liga 1 adalah semua anggota tim wajib divaksin lebih dahulu.

Setiap pemain, pelatih maupun ofisial diharuskan sudah disuntik vaksin sebagai penerapan protokol kesehatan.

Setelah penantian lama, empat pemain asingnya Bajul Ijo akhirnya mendapat dosis pertama pada Rabu (18/8/2021) pagi.

Empat pemain tersebut adalah , , , Teixeira.

Salah satu pemain asing yakni Taisei Marukawa sempat gugup ketika akan menjalani vaksin.

Bahkan wajah gelandang asal Jepang itu menunjukkan ketegangan.

Ternyata, Taisei Marukawa mempunyai trauma dengan jarum suntik sewaktu kecil

“Ini bukan soal vaksinnya, tapi saya tidak suka jarum suntik sejak kecil. Jadi saya agak gugup tadi,” jelas Taisei dikutip dari laman resmi klub.

Meski gugup, mantan pemain Valletta FC itu mampu melawan rasa takutnya dan memberanikan diri disuntik.

“Tapi saya lega setelah disuntik ternyata tidak begitu sakit. Saya juga tidak merasakan efek apapun. Saya sekarang merasa lebih siap untuk bertanding,” tutur Taisei.

Berbeda denga Taise, Jose Wilkson justru santai saja ketika disuntik.

Ia mengaku senang karena dengan begitu dirinya bisa segera merasakan persaingan kasta tertinggi sepak bola .

“Tidak ada rasa takut. Justru saya senang sudah divaksin. Kita jadi bisa lebih fokus dengan persiapan kompetisi. Karena kita sudah memenuhi syarat,” ucap striker asal Brasil tersebut.

Berita Terkait