Rudy Salim Pastikan Gaji Pemain Rans Cilegon FC Dibayar Penuh

Chairman Rans Cilegon FC, Rudy Salim, memastikan bahwa gaji para pemainnya tetap dibayar penuh meski kompetisi Liga 2 2021 belum digulirkan.

Hal itu disampaikan Rudy Salim dalam acara konferensi pers virtual jelang keberangkatan Rans Cilegon FC ke Turki, Senin (16/7/2021).

Rudy Salim tak menampik bahwa situasi yang tengah dihadapi klub-klub sepak bola di Indonesia saat ini tidaklah mudah.

Belum bergulirnya kompetisi membuat klub harus siap menanggung kerugian, seperti belum cairnya suntikan dana dari sponsor.

Kondisi pendapatan klub tidak seimbang dengan pengeluaran. Ketika klub tidak ada pemasukan, klub tetap harus membayar gaji pemain, pelatih, hingga ofisial.

Oleh sebab itu, ia sangat paham apabila beberapa klub di Indonesia terpaksa memotong gaji pemainnya agar tim tetap bertahan hidup.

“Tentu saja hal ini berat bagi klub-klub sepak bola nasional. Karena kalau tidak diadakannya kompetisi, maka revenues klub pun menjadi hilang,” kata Rudy Salim.

“Sementara klub masih bertanggung jawab untuk memberikan hak pemain yang tidak sedikit,” ujarnya menambahkan.

Kondisi yang sama sebenarnya juga dialami Rans Cilegon FC. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Raffi Ahmad selaku pemilik klub mengaku pusing karena dana sponsor belum cair juga.

Walau begitu, Rudy Salim memastikan Cristian Gonzales dan kolega tetap akan mendapatkan gajinya secara penuh.

Jaminan tersebut diberikan sebagai wujud komitmen manajemen Rans Cilegon FC untuk membentuk klub yang profesional di Indonesia.

Tak hanya itu, Rudy juga menyebut skuad asuhan Bambang Nurdiansyah juga masih dapat menikmati berbagai fasilitas penunjang seperti asupan gizi dan konsultasi psikiater.

Ia dan manajemen Rans Cilegon FC menginginkan para pemain sehat dari segi fisik dan mental sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi klub.

“Syukur alhamdulillah, Puji Tahan, kalau di Rans Cilegon, kami memastikan meskipun di masa yang sulit ini pemain kami masih menerima haknya secara full,” katanya.

“Ini tentunya kami lakukan dengan visi misi di awal kami berdiri, di mana kami ingin membangun klub dengan basis good corporate governance.”

“Tentunya tidak hanya masalah gaji. Kami sebisa mungkin juga memenuhi kebutuhan penunjang agar pemain sehat secara fisik dan hepi secara mental,” ucap Rudy Salim menambahkan. (skor.id)