Bek Naturalisasi Persis Solo Salut dengan Nasionalisme Orang Indonesia

Bek naturalisasi Persis Solo, Fabiano Beltrame, salut dengan nasionalisme yang dimiliki orang Indonesia.

Menurut Fabiano Beltrame, orang Indonesia memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Penilaian tersebut ia peroleh ketika ikut larut dalam momen Agustusan.

Seperti yang diketahui, Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaan yang ke-76 tahun pada Selasa (17/8/2021).

Sejak awal bulan Agustus, ia melihat masyarakat sudah memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di depan rumah maupun sepanjang jalan kampung untuk merayakan peringatan kemerdekaan Indonesia.

“Hari yang luar biasa. Dilihat dari 15 hari sebelumnya sudah banyak yang pasang bendera seperti menggambarkan nasionalisme yang tinggi,” kata Fabiano Beltrame.

“Itu membuat saya hormat dan menyukai orang Indonesia,” ucap Fabiano, dikutip dari laman resmi Persis Solo.

Tahun ini menjadi tahun ke-16 yang dilalui eks bek PS Sleman itu di Indonesia. Ia pertama kali datang ke Indonesia pada 2005.

Tinggal selama itu di sini membuatnya memiliki banyak pengalaman dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Budaya dan keramahtamahan masyarakat membuatnya merasa seperti di negara asalnya, Brasil.

Hingga belasan tahun kemudian, ia memutuskan untuk menjadi Warga Negara Indonesia.

“Hampir setengah hidup saya ada di Indonesia, 16 tahun saya di sini dan orang Indonesia menerima saya dengan baik sekali,” kata Fabiano.

“Saya adaptasi dengan budaya Indonesia dan saya suka. Mirip seperti di Brasil. Itu membuat saya betah di sini sehingga ingin jadi orang Indonesia,” ujarnya menambahkan.

Tak hanya soal nasionalisme, pemain yang resmi menjadi WNI pada akhir 2019 juga yakin bahwa orang Indonesia memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Hal itu telah ia rasakan ketika bermain untuk banyak tim di berbagai wilayah Indonesia, seperti Persela Lamongan, Persib Bandung, Persmin Minahasa, Persija Jakarta, dan lainnya.

“Masyarakat Indonesia selalu terbuka dengan saya di mana-mana. Kamu datang, mereka senang hati ketemu kita,” ucap Fabiano.

“Dan pasti kalau butuh bantuan ketika kesulitan, mereka selalu memberikan yang terbaik untuk kita,” katanya menembahkan.