Pelatih Persib Robert Alberts Berencana Menerbitkan Buku

Pelatih , rencananya akan menerbitkan buku karyanya tentang sepak bola berdasarkan pengalaman pribadinya.

Namun, pelatih asal Belanda ini masih merahasiakan judul buku yang akan dirilisnya itu.

“Yang pasti secepatnya akan diterbitkan Pihak penerbit masih membahas kapan ini akan diterbitkan karena selama PPKM sulit untuk menerbitkan itu,” ujar Robert Alberts belum lama ini di Bandung.

Sebelum dicetak, rencananya lanjut pelatih asal Belanda ini akam mulai diterbitkan lebih dulu di platform digital.

“Bukunya sudah siap. Jadi ini buku yang menarik berdasarkan apa kata yang saya dengar dari orang-orang yang sudah membacanya,” ucap Robert Alberts.

Robert mengaku sangat antusias menuangkan segala pengalamannya sebagai pelaku sepak bola mulai dari pemain hingga menjadi pelatih.

“Ya, saya merasa antusias karena saya menceritakan tentang banyak hal mengenai sepak bola di planet ini dan tentunya di Indonesia karena ada beberapa hal yang berkaitan dengan Indonesia,” jelas Robert.

Pelatih berusia 66 tahun ini berharap melalui buku karyanya itu, bisa membuka pola pikir orang banyak seputar sepak bola yang ada di muka bumi ini.

“Semoga ini bisa membuka pola pikir dari banyak orang. Bercerita juga tentang apa yang terjadi di balik layar sepak bola,” harap Robert Alberts.

Dunia sepak bola memang sudah lama digeluti pelatih kelahiran Belanda, 14 November 1954 ini. Ia memulai kariernya di Junior pada tahun 1966 hingga 1976.

Dari Ajax Junior, Robert Alberts pun naik ke beberapa klub senior di Belanda hingga tahun 1983. Di tahun 1984 hingga saat ini, Robert pun berkarir sebagai pelatih.

Ia sempat menjadi pelatih muda Kepala Hittraps IK Swedia, pelatih Senior Kepala Hittraps IK Swedia, pelatih Senior , Tanjong Pagar FC Singapura, dan Home FC Singapura

Kemudian sosok Robert pun pernah dipercaya sebagai Pelatih Kepala Timnas Korea Selatan U-17 tahun 2004 dan pelatih Kepala Timnas Malaysia U-19 pada tahun 2007 dan pelatih Kepala Sarawak FA tahun 2009.

Pada tahun 2009, Robert mulai hijrah ke Indonesia dengan menjadi kepala pelatih Malang hingga tahun 2010. Bahkan ia membawa juara Arema.

Pada tahun 2010–2011 ia beralih menjadi arsitek Makassar kemudian sempat ke Malaysia lagi menangani Sarawak FA pada 2011 hingga 2015.

Tahun 2016, Robert kembali ke sampai tahun 2019 dan akhirnya berlabuh ke Persib Bandung hingga saat ini.

Berita Terkait