Selain Perselisihan, Ada Satu Alasan Lain yang Bikin 3 Asisten Shin Tae-yong Mundur dari Timnas Indonesia

Pelatih timnas , , membeberkan satu alasan lain yang membuat ketiga asistennya mengundurkan diri dari skuad Garuda.

Pada Selasa (10/8/2021), pendukung timnas Indonesia mendapat kabar mengejutkan soal tiga asisten pelatih Shin Tae-yong yang ramai-ramai mengundurkan diri.

Mereka adalah , , dan Kim Woo-jae yang kabarnya sudah mengirimkan surat pengunduran diri sejak akhir pekan lalu.

Menurut Sekretaris Jenderal , , ketiganya mengundurkan diri karena alasan pribadi.

“Mereka mengungkapkan bahwa ada persoalan pribadi. Saya kira Shin Tae-yong yang paling tahu alasan mereka mundur,” ucap Yunus Nusi dinukil dari laman resmi PSSI.

“Terkait pengganti mereka, PSSI tidak akan memilih sembarangan asisten pelatih. Penggantinya harus mempunyai kemampuan sesuai standar yang diterapkan dan pengalaman tentunya.”

“Kami sebelumnya telah memilih sebagai pengganti Gong Oh-kyun juga berdasarkan rekomendasi pelatih Shin Tae-yong,” katanya lagi.

Dalam pernyataan di laman resminya, PSSI juga menuding Shin Tae-yong punya hubungan yang tidak akur dengan ketiga asistennya.

Hal itu disinyalir menjadi pemicu seringnya pelatih 52 tahun tersebut ditinggal oleh asistennya.

Sebelum kabar pengunduran diri tiga asisten ini ramai, Shin Tae-yong memang pernah ditinggal asistennya yang lain yaitu Gong Oh-kyun pada akhir 2020 lalu.

Shin Tae-yong sendiri sempat membenarkan kabar perselisihan dengan asistennya.

Lewat media Korea Selatan, Star News, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu mengakui adanya perbedaan pendapat dengan Kim Hae-won, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae.

“Benar bahwa tiga pelatih sudah mengajukan pengunduran diri. Ada alasannya. Benar juga kalau ada sedikit perbedaan pendapat antarpelatih,” kata Shin dikutip Bolasport.com dari Star News.

Namun rupanya, perselisihan itu tidak menjadi satu-satunya penyebab mundurnya Kim Hae-won, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae dari timnas Indonesia.

Kepada Yonhap News, Shin Tae-yong membeberkan satu alasan lain yang menyebabkan tiga asistennya mengundurkan diri.

Hal itu tak bisa dilepaskan dari situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali di Indonesia.

“Para pelatih mengeluh tentang dampak panjang virus corona (di Indonesia),” tutur Shin Tae-yong seperti dikutip Bolasport.com dari Yonhap News.

Setelah ditinggal para asistennnya, Shin Tae-yong pun bergerak cepat untuk mencari penggantinya.

“Kami sedang dalam proses memilih (asisten) pelatih baru,” tegas Shin Tae-yong.

Saat ini, ada dua nama kandidat asisten pelatih timnas Indonesia yang muncul ke permukaan.

Mereka adalah Kim Bong-soo dan .

Melansir akun Instagram @kleague_indonesiafans yang melaporkan langsung dari Korea Selatan, Kim Bong-soo merupakan salah satu pelatih kiper yang cukup terkenal di Korea.

Kim adalah mantan penjaga gawang Suwon Samsung yang juga pernah menjabat sebagai pelatih di klub itu.

Pada gelaran London 2012, Kim Bong-soo berhasil mengantarkan Korea Selatan meraih medali perunggu.

Sementara Dzenan Radoncic merupakan eks striker legendaris di K-League.

Radoncic juga merupakan mantan anak asuh Shin Tae-yong di Seongnam Ilhwa yang pernah meraih gelar Liga Champions Asia bersama Shin Tae-yong.

Meski berkebangsaan Montenegro-Kroasia, Radoncic disebut fasih berbahasa Korea sehingga tidak akan kesulitan berkomunikasi dengan Shin.

Hal itu disinyalir menjadi pemicu seringnya pelatih 52 tahun tersebut ditinggal oleh asistennya.

Sebelum kabar pengunduran diri tiga asisten ini ramai, Shin Tae-yong memang pernah ditinggal asistennya yang lain yaitu Gong Oh-kyun pada akhir 2020 lalu.

Shin Tae-yong sendiri sempat membenarkan kabar perselisihan dengan asistennya.

Lewat media Korea Selatan, Star News, mantan pelatih timnas Korea Selatan itu mengakui adanya perbedaan pendapat dengan Kim Hae-won, Lee Jae-hong, dan Kim Woo-jae.

“Para pelatih mengeluh tentang dampak panjang virus corona (di Indonesia),” tutur Shin Tae-yong seperti dikutip Bolasport.com dari Yonhap News.

Setelah ditinggal para asistennnya, Shin Tae-yong pun bergerak cepat untuk mencari penggantinya.

“Kami sedang dalam proses memilih (asisten) pelatih baru,” tegas Shin Tae-yong.

Saat ini, ada dua nama kandidat asisten pelatih timnas Indonesia yang muncul ke permukaan.

Mereka adalah Kim Bong-soo dan Dzenan Radoncic.

Melansir akun Instagram @kleague_indonesiafans yang melaporkan langsung dari Korea Selatan, Kim Bong-soo merupakan salah satu pelatih kiper yang cukup terkenal di Korea.

Kim adalah mantan penjaga gawang Suwon Samsung yang juga pernah menjabat sebagai pelatih di klub itu.

Pada gelaran Olimpiade London 2012, Kim Bong-soo berhasil mengantarkan timnas U-23 Korea Selatan meraih medali perunggu.

Sementara Dzenan Radoncic merupakan eks striker legendaris di K-League.

Radoncic juga merupakan mantan anak asuh Shin Tae-yong di Seongnam Ilhwa yang pernah meraih gelar Liga Champions Asia bersama Shin Tae-yong.

Meski berkebangsaan Montenegro-Kroasia, Radoncic disebut fasih berbahasa Korea sehingga tidak akan kesulitan berkomunikasi dengan Shin. (Bolasport)

Berita Terkait