Negara Tetangga Bisa Gelar Kompetisi, Ketum PSSI: Masa Kita Kalah Sama Negara Kecil

Ketua umum PSSI, menegaskan 2021 akan kick-off pada 27 Agustus mendatang. Dia tak ingin sepak tertinggal dari negara tetangga di Asia Tenggara.

, sapaan Iriawan menjelaskan, kompetisi akan dimainkan di zona hijau di Pulau Jawa. Akan ada enam series dalam satu musim penuh tanpa kandang tandang dan digelar dibeberapa kota berbeda.

“Seri 1 dimainkan di zona hijau dan untuk Jawa-Bali angka Covid-19 sedang menurun. Kompetisi tanpa penonton seperti , dengan protokol kesehatan ketat, hanya 299 di stadion tiap laga, swab terus menerus berlaku wajib buat semuanya, jadi kami yakinkan tak ada kluster baru di Liga 1,” kata Iriawan.

, baik Liga 1, 2 dan 3 sudah vakum lebih dari satu setengah tahun. Indonesia tertinggal dari negara tetangga seperti , , Singapura yang lebih awal menggulirkan kompetisi musim ini meski pandemi masih berlangsung.

“Negara lain sudah melakukan hal yang sama (kompetisi bergulir), bukannya tak ada Covid,” ujar Iwan Bule.

“Malaysia bisa lakukan itu, Vietnam, Myanmar, Kamboja masa kita kalah sama negara kecil. Padahal biasanya  kiblatnya kan kita,” imbuhnya.

“Kita harus tunjukan kita bisa lakukan liga saat covid, tunjukan ke dunia. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, diridhoi Allah SWT,” tuntas ketum PSSI.

Liga 1 2021 secara resmi disponsori BRI dan penandatanganan kerja sama telah dilakukan hari ini, Kamis (12/08/21). Kompetisi akan dimainkan hingga Maret 2022, sedangkan digelar mulai pertengahan September mendatang.

Berita Terkait