Kevin Diks Tampil Luar Biasa di Kualifikasi UEFA Conference League, Timnas Indonesia Harus Siap Gigit Jari

Pemain berdarah dan Belanda, tampil sangat luar biasa dalam ajang kualifikasi UEFA Conference League.

Bermain untuk wakil Denmark, Copenhagen, dirinya sukses membawa timnya mengalahkan wakil dari Bulgaria, Loko Plovdiv dengan skor 4-2, Jumat (13/8/2021) dini hari.

Luar biasanya lagi, Kevin Diks yang bermain sebagai fullback berhasil mencetak dua gol pada pertandingan tersebut.

Gol Kevin Diks dicetak pada menit ke-11 dan menit ke-20.

Sementara dua gol Copenhagen lainnya dicetak oleh Pep Mas pada menit ke-40 dan Daramy pada menit ke-48.

Berkat kemenangan tersebut Copenhagen berhasil melenggang ke babak selanjutnya dan akan menantang Sivasspor, wakil dari Turki.

Sejauh ini, Kevin Diks tercatat sudah menorehkan tiga gol dan satu assist di UEFA Conference League.

Jika melihat performanya saat ini bukan tidak mungkin dirinya justru dipanggil oleh Belanda.

Apalagi dirinya yang bermain sebagai fullback mempunyai pertahanan dan penyerangan yang tak kalah baiknya.

Buktinya, torehan gol dan assist-nya tersebut seakan menjawab bahwa dirinya merupakan pemain berkelas.

Untuk itu harus bersiap untuk gigit jari jika nantinya Kevin Diks justru dipanggil ke timnas Belanda.

Padahal dirinya tidak memungkiri ingin membela timnas Indonesia di kemudian hari.

Hanya karena panggilan dari tak kunjung datang, maka panggilan timnas Belanda pastinya tak akan ia tolak.

Terlebih jika melihat peringkat timnas Belanda dan timnas Indonesia, layaknya langit dan bumi.

Saat ini timnas Belanda sendiri berada di peringkat 12 dunia.

Sedangkan untuk timnas Indonesia berada di peringkat 174 dunia.

Patut disayangkan jika nantinya Kevin Diks justru diambil oleh timnas Belanda.

Padahal kesempatan Indonesia untuk mengambilnya begitu terbuka lebar.

Tidak hanya Kevin Diks, nasib yang sama juga dialami oleh .

Sandy Walsh yang sudah lama menyatakan ingin berseragam timnas Indonesia tak junjung dipanggil oleh PSSI.

Padahal catatan permainannya cukup baik di Liga Belgia.

Bahkan selama ini dirinya konsisten bermain di kasta tertinggi di beberapa negara yang ia singgahi.

Jika melihat performanya saat ini bukan tidak mungkin dirinya justru dipanggil oleh timnas Belanda.

Apalagi dirinya yang bermain sebagai fullback mempunyai pertahanan dan penyerangan yang tak kalah baiknya.

Buktinya, torehan gol dan assist-nya tersebut seakan menjawab bahwa dirinya merupakan pemain berkelas.

Untuk itu timnas Indonesia harus bersiap untuk gigit jari jika nantinya Kevin Diks justru dipanggil ke timnas Belanda.

Padahal dirinya tidak memungkiri ingin membela timnas Indonesia di kemudian hari.

Hanya karena panggilan dari PSSI tak kunjung datang, maka panggilan timnas Belanda pastinya tak akan ia tolak.

Terlebih jika melihat peringkat timnas Belanda dan timnas Indonesia, layaknya langit dan bumi.

Saat ini timnas Belanda sendiri berada di peringkat 12 dunia.

Sedangkan untuk timnas Indonesia berada di peringkat 174 dunia.

Patut disayangkan jika nantinya Kevin Diks justru diambil oleh timnas Belanda.

Padahal kesempatan Indonesia untuk mengambilnya begitu terbuka lebar.

Tidak hanya Kevin Diks, nasib yang sama juga dialami oleh Sandy Walsh.

Sandy Walsh yang sudah lama menyatakan ingin berseragam timnas Indonesia tak junjung dipanggil oleh PSSI.

Padahal catatan permainannya cukup baik di Liga Belgia.

Bahkan selama ini dirinya konsisten bermain di kasta tertinggi di beberapa negara yang ia singgahi.

Berita Terkait