PT LIB belum buka kemungkinan gelar Liga 1 di luar Pulau Jawa

Direktur () belum membuka kemungkinan soal pelaksanaan di luar pulau Jawa.

“Ya, kalau sekarang sih kami lihat, satu dari segi faktor transportasi, kan di Pulau Jawa tidak perlu pakai pesawat. Semuanya bisa toll-to-toll, dan kita ingin mengurangi risiko di transportasi. Jadi, kami belum melihat kemungkinan pindah ke luar Pulau Jawa,” ujar Akhmad Hadian saat dihubungi ANTARA, Rabu.

Selain itu, ia menjelaskan penyelenggaraan Liga 1 yang difokuskan di Pulau Jawa juga berkaitan dengan sejumlah infrastruktur penunjang yang sudah tersedia.

Ia pun mengaku belum mengetahui jika di luar Pulau Jawa sudah tersedia infrastruktur yang memadai, seperti jalan tol, stadion hingga penginapan atau hotel serta fasilitas kesehatan.

“Karena kan harus memakai pesawat dan jalan daratnya belum tentu ada tol, dan setiap kotanya belum tentu ada fasilitas kesehatan yang mumpuni, stadionnya juga belum tahu, hotelnya juga kan perlu cukup banyak kamar untuk memainkan liga itu,” terang Akhmad Hadian.

“Jadi, kita usahakan dulu di Pulau Jawa,” sambungnya.

Liga 1 rencananya akan digelar dalam enam seri, di tiga klaster yang meliputi beberapa wilayah di Pulau Jawa.

dan pada Selasa (3/8) memastikan akan bergulir mulai 20 Agustus setelah sebelumnya sempat ditunda karena kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 3 Juli lalu. (Antaranews.com)

Berita Terkait