Kiat Dari Bambang Pamungkas Untuk Jadi ‘Raja Sundulan’

Bila bicara soal sundulan, pencita sepakbola nasional akan langsung tertuju ke nama Bambang . Legenda Jakarta tersebut punya kualitas yang mematikan dalam duel udara.

Sudah banyak kiper yang merasakan gawangnya dibobol oleh Bambang lewat sundulan. Ia selalu bisa memenangi duel udara, dengan pemain yang posturnya lebih tinggi.

Bepe pun mengungkap rahasia sundulannya bisa mantap. Ia menyebut perhitungan waktu yang pas dalam melompat untuk mengambil bola di udara menjadi kuncinya.

“Begini, tips sebenarnya untuk menang duel udara tidak bergantung dari seberapa tinggi melompat, tapi waktu yang tepat. Kadang ada yang lompatan tinggi tapi karena terburu-buru sehingga bola sampe dia sudah turun,” kata Bepe dalam Youtube resmi Persija.

Pria berusia 41 tahun tersebut menyatakan menentukan waktu yang sesuai saat melompat bukan perkara mudah. Namun, seiring bertambahnya jam terbang dan rajin berlatih, ia bisa meraihnya.

“Yang susah adalah mencari waktu yang tepat kapan kita harus lompat, pas bola sampai pas kita di titik tinggi melompat, jadi kesannya yang lain sudah turun kita masih di situ,” ujarnya.

“Sehingga ada orang yang merasa badannya tinggi, dia lompatnya tinggi dia lompat duluan. Padahal pas bola sampai dia turun. Kesannya bareng terus gue di atas lama. Nah, itulah kenapa nama belakangnya pamungkas. Ki gendeng pamungkas,” ia menambahkan.

Sudah hampir dua tahun lebih Bepe, memutuskan pensiun. Ia mengumumkan gantung sepatu ketika Persija melawan Surabaya, pada pekan terakhir 2019.

Selepas tidak lagi aktif sebagai pemain profesional, Bepe diberi kepercayaan menjadi manajer Persija pada 2020. Jabatan tersebut sempat dilepaskannya, namun akhirnya ia kembali dikasih untuk mengemban tugas tersebut. (goal.com)

Berita Terkait