Dua Pemain PS Sleman yang Selamatkan Saddam Gaffar dari Keputusasaan

Striker muda Indonesia, Saddam Emiruddin Gaffar, mengungkapkan bahwa ia pernah terpuruk dalam membangun karier sebagai pesepak bola.

Pemain PS Sleman itu bahkan sempat ingin berhenti bermain sepak bola. Saddam Gaffar mengaku tidak memiliki kepercayaan diri bahwa ia akan menjadi pemain hebat dan memiliki daya saing di lini depan.

Beruntung, ketika Saddam Gaffar dilanda keputusasaan, ada dua sosok penting di tim PS Sleman yang meyakinkannya untuk terus bertahan.

“Di PSS ada dua, Mas Munyeng (sapaan akrab ) sama Mas Ega Rizky,” kata Saddam Gaffar, dikutip dari kanal YouTube resmi PSSI, Senin (2/8/2021).

“Waktu kaya mau nyerah dan berhenti main bola, dua orang itu ngasih support, ‘kamu bisa dan harus kerja keras terus’. Pokoknya naikin mental terus.”

“Saya merasa enggak mungkinlah bisa sampai seperti ini, kayak enggak percaya diri. Mereka itu ngasih percaya diri, ‘kamu bisa, bisa, bisa’,” ujarnya menambahkan.

Salah satu titik balik kepercayaan diri Saddam terjadi pada waktu PS Sleman menghadapi di babak semifinal 2021.

Penyerang berusia 19 tahun tersebut menjawab kepercayaan pelatih Dejan Antonic dengan memborong dua gol tim PS Sleman ke gawang Persib.

Satu gol ia cetak pada leg pertama dan satu gol lainnya dibukukan pada laga leg kedua. Pemain asal Jepara, Jawa Tengah, itu tak menyangka dapat mencetak gol.

Kesuksesan Saddam menembus pertahanan Persib yang dikawal bek tangguh Victor Igbonefo dan langsung meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Saya enggak nyangka, melawan Igbonefo sama Nick Kuipers bisa cetak gol. Habis itu percaya diri langsung naik,” ucap Saddam.

Penampilan impresif Saddam di Piala Menpora 2021 membuat pelatih asal Korea Selatan, , tertarik dan memanggilnya untuk bergabung dengan .

Saddam turut diboyong untuk menjadi skuad Garuda ketika melakoni laga lanjutan babak Kualifikasi 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Laga timnas Indonesia versus Vietnam yang berlangsung pada 7 Juni 2021 menjadi debutnya bersama timnas senior. Sayang, waktu itu Saddam belum berhasil mencetak gol.

Berita Terkait