Heru Joko Mengenang Momen Persib Juara Liga Indonesia Edisi Pertama: Sampai Nyebur Kolam Bundaran HI

pernah menorehkan tinta emas dalam perjalanannya di sepak dengan meraih gelar juara edisi pertama di (GBK), Jakarta, pada 30 Juli 1995. Ketua , Heru Joko, punya kenangan dan cerita menarik terkait momen tersebut.

Dalam pertandingan final tersebut, Persib Bandung sukses membungkam dengan skor akhir 1-0. Gol kemenangan Persib dicetak penyerang andalannya, , pada menit ke-76.

Kesuksesan Persib merengkuh gelar juara langsung disambut antusias puluhan ribu suporter Persib yang biasa disebut . Bahkan sebagian bobotoh merangsek masuk ke tengah lapangan.

Sudah 26 tahun berlalu, tapi kenangan dan momen menarik masih melekat dalam ingatan bobotoh. Satu di antaranya yang diungkapkan oleh Ketua Club, Heru Joko.

Heru mengaku masih ingat kejadian menarik sebelum dan sesudah pertandingan final yang dijalani Persib Bandung. Saat itu, Heru rela berangkat dari Bandung menuju Jakarta pada dini hari.

Animo yang Meriah di GBK

Sesampainya di Jakarta, Heru dibuat kaget karena suporter Persib Bandung sudah banyak yang datang. Mereka datang menggunakan berbagai kendaraan.

“Saya berangkat subuh karena mempersiapkan semuanya karena saat itu ada kelompok. Ternyata subuh itu sudah banyak yang datang dari mana-mana,” ujar Heru Joko saat dihubungi Bola.com, Jumat (30/7/2021).

Animo suporter di Stadion GBK, disebut Heru, sangat meriah. Puluhan ribu suporter membanjiri stadion yang berkapasitas 90 ribu tempat duduk pada saat itu.

“Satu yang pasti di Senayan saya merasa sangat senang ya, karena suporter ingin melihat klubnya menjadi juara, apalagi ini edisi pertama liga. Monumental banget,” ujar Heru.

“Dulu ketika ke stadion aman, ada tim tamu juga berbaur. Pokoknya aman karena memang belum zamannya media sosial. Satu yang pasti merindukan suasana seperti itu, pertandingan final ditonton puluhan ribu orang tanpa ada gesekan,” lanjut Ketua Viking Persib Club itu.

Skuad Lokal Berkualitas

Heru Joko turut bangga karena skuad Persib Bandung didominasi pemain lokal. Berbeda dengan tim lawan yang menggunakan pemain asing, seperti Carlos de Mello, Jacksen Tiago, dan kiper Darryl Sinerine.

“Tim Persib membanggakan dengan tidam memakai pemain asing. Kita sangat bangga, tim lain menggunakan pemain asing, tapi kita tidak,” ucapnya.

Setelah pertandingan berakhir, Heru bersama kelompoknya melakukan konvoi sepanjang jalan menuju Bandung. Bahkan selama perjalanan bobotoh disambut hangat masyarakat sekitar.

“Dulu itu saya langsung loncat ke kolam yang ada di Bundaran HI (Hotel Indonesia). Berenang di situ kemudian pulang ke Bandung dengan basah kuyup, tapi di jalan lancar. Kami juga konvoi di Jakarta dan sepanjang jalan ke Bandung,” kenang Heru.

“Sepanjang jalan ke Bandung, masyarakat menyambut dan menunggu kami. Kemudian besoknya saya datang dan konvoi lagi karena tim datang pada sore hari,” lanjutnya.

Heru Joko berharap momen bersejarah tersebut bisa terulang pada musim ini. Persib sukses meraih gelar juara di kompetisi Liga 1 2021/2022.

“Harapan itu ingin sekali menang dan juara dengan cerita yang bagus tanpa ada cerita negatif, Persib juara dan euforia lalu terulang,” ujarnya.

Berita Terkait