Sponsor Menjauh, PSMS Minta PSSI Atur Regulasi Gaji Pemain

Liga 2 sejatinya direncanakan bergulir pada September 2021 mendatang.

Namun, rencana pelaksanaan liga sepertinya ditunda lagi mengingat situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda.

Karena kebijakan PPKM dan sebagainya hingga membuat pertandingan terancam batal, kondisi ini justru bikin pusing sejumlah manajemen sepak bola.

Sejumlah manajemen, termasuk manajemen bingung soal penggajian para pemain.

Selama tidak bertanding, manajemen tentu harus memikirkan bagaimana menggaji para pemain tersebut.

“Kita minta ketegasan mereka ( dan PT ), dan kita minta regulasi penggajian pemain, mengingat kita sudah melakukan kontrak pemain,” kata Sekretaris Umum (Sekum) Medan , Selasa (27/7/2021).

Maka dari itu, kata pria yang akrab disapa King ini, PSSI harus segera memberikan regulasi yang jelas.

“Kita sudah serius untuk menatap kompetisi dan menggapai impian. Sejalan dengan itu, kita melakukan kontrak pemain yang bisa menjadikan PSMS Medan ke . Namun, karena pandemi tidak terjadi juga kompetisi bergulir,” ujarnya.

King mengaku, karena kompetisi tidak bergulir, jangankan PSMS Medan, semua peserta liga pasti tidak ada sponsornya.

“Artinya di situ harusnya PSSI dan PT LIB harus mengeluarkan regulasi tentang gaji pemain. Karena dengan ditundanya kompetisi, sudah pasti itu akan memberatkan klub, termasuk kita,” katanya.

Begitupun, masih dikatakan King, pihaknya terus berharap agar kompetisi liga bisa bergulir. Mengingat, sambung King, para pemain juga sudah merasa bosan dengan program latihan mandiri yang saat ini tengah mereka lakoni.

“Seharusnya PSSI dan PT LIB harus langsung memberitahu kepada para peserta tentang semuanya. Termasuk kapan liga bergulir. Kasih informasinya kepada kita,” ujarnya.

King pun menyatakan apabila liga bergulir September, maka manajemen PSMS Medan akan memanggil pemain dan merapat untuk melakukan latihan. “Itu akan kita lakukan apabila sudah ada pemberitahuan resmi dari PSSI. Tapi kalau belum ada, kita menunggu,” katanya.

King juga sangat berharap agar secepatnya PSSI untuk menentukan arah serta penjadwalan kompetisi liga. “Jangan sampai tidak berjalanlah. Karena persiapan kita sudah matang,” pungkasnya.(akb/tribun-medan.com)

Berita Terkait