Calon Lawan Bisa Berkurang, Timnas Indonesia U-23 Tak Keberatan

Calon lawan yang akan dihadaou Indonesia U-23 bisa saja mengalami pengurangan setelah konfederasi sepakbola Asia () akan melakukan drawing ulang babak 2022 pada 11 Agustus.

Berdasarkan undian pada 9 Juli lalu, masuk ke dalam Grup G bersama Australia, Tiongkok, dan Brunei Darussalam. Namun jumlah peserta di grup itu kemungkinan berkurang menyusul mundurnya Korea Utara dari turnamen ini.

Mundurnya Korut membuat Grup K kini hanya berisikan dua tim, yakni Jepang dan Kamboja. AFC selanjutnya memutuskan bakal mengundi ulang Grup G hingga J untuk menambah satu peserta di Grup K. Hanya saja, tidak seluruh tim yang berada di Grup G hingga J diambil untuk mengikuti undian itu.

Tim di Grup G yang saat drawing pada 9 Juli berada di Pot 1, Australia, bersama tuan rumah Indonesia, tidak ikut diundi. Artinya, timnas U-23 berpotensi tidak akan menghadapi Tiongkok atau Brunei, karena kedua negara itu masuk ke dalam undian ulang.

Selain Tiongkok dan Brunei, tim yang akan dimasukkan ke dalam undian ulang adalah Timor-Leste dan Filipina di Grup H, Myanmar dan Hong Kong (Group I), serta dan Laos (Group J). Namun bila nama Tiongkok atau Brunei tidak muncul di hasil drawing 11 Agustus, komposisi peserta di Grup G tidak akan mengalami perubahan.

tidak ada masalah meski harus dilakukan drawing ulang yang bisa saja melawan tim yang berbeda di Grup G. Kami siap melawan siapapun, dan PSSI bertekad menjadi tuan rumah yang baik pada ajang Kualifikasi 2022 ini,” kata sekjen PSSI Yunus Nusi dilansir laman resmi PSSI.

“PSSI menargetkan Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022. PSSI ingin pelatih Shin Tae-yong dapat mempersiapkan tim dengan maksimal untuk mengikuti event tersebut.”

Selain di kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Korut juga mundur dari . Berdasarkan hasil drawing pada 24 Juni lalu, Korut masuk ke dalam Grup C bersama Indonesia, Irak, dan Singapura. Timnas wanita menjadikan Korut sebagai lawan terberat mereka di grup ini.

Berita Terkait