Persela Libur Latihan, Iwan Setiawan Tetap di Lamongan dan Minta Pemain Tidak Cengeng

masih meliburkan tim selama pemerintah menerapkan PPKM. Meski libur, pelatih , Iwan Setiawan, memilih bertahan di Lamongan.

Iwan Setiawan punya pertimbangan tersendiri sebelum memutuskan bertahan di Lamongan dan tidak pulang kampung meski Persela sedang tak menjalani latihan bersama.

Pelatih asal Medan itu ingin membangun psikologis tim dan motivasi para pemain Persela agar tidak kendor dalam menjalani latihan mandiri.

“Dari libur awal kemarin, saya tidak pulang. Saya berpikir dengan tetap stay di sini mungkin fokus tim ini akan berbeda,” kata Iwan Setiawan, dikutip dari kanal Youtube Persela.

“Jadi mudah-mudahan ini berdampak baik untuk keseriusan pemain-pemain kita untuk menjalankan program-program latihan secara mandiri,” ia menambahkan.

Eks-pelatih itu paham bahwa motivasi pemain pasti turun setelah dan PT memutuskan untuk menunda sepak mula 2021-2022.

Bagi Iwan Setiawan, hal tersebut sangat manusiawi. Para pemain sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin menyambut kompetisi yang kemudian ditunda lagi.

Tapi hal tersebut sudah diantisipasi olehnya. Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku sejak awal kedatangannya di Persela, ingin membentuk tim yang selalu siap bertanding.

“Dari awal kehadiran saya di Persela, saya ingin membangun suatu filosofi bahwa kita adalah tim underdog yang kita harus siap bertempur kapan saja dan di mana saja,” ujar Iwan.

“Jadi dalam suasana atau kondisi sepak bola yang tidak pasti, saya ingin para pemain tidak cengeng. Sifat pantang menyerah itu harus kuat di dada kita,” ia melanjutkan.

Sebelumnya, asisten pelatih Persela, Didik Ludianto, belum dapat memastikan agenda latihan tim yang akan digelar tim setelah PPKM.

Para pemain dan pelatih tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini masih menunggu arahan manajemen sebelum kembali berkumpul dan menggelar latihan bersama.

Berita Terkait