Hikmah Pandemi COVID-19 bagi Andik Rendika Rama

Bek Sayap , mengaku banyak mengambil pelajaran bergara dari pandemi COVID-19.

Tak terasa sudah vakum lebih dari setahun lamanya sejak Maret 2020 lalu.

Ketiadaan kompetisi tentunya berpengaruh terhadap penghasilan para pemain, termasuk .

Penurunan penghasilan membuat pemain yang sempat dipanggil TC besutan itu putar otak.

Andik Rendika awalnya tidak memiliki usaha lain di luar profesinya sebagai pesepakbola.

Ia memang belum memikirkan membuka usaha lantaran ingin fokus dengan kariernya.

Pemilik nomor punggung 6 ini pun mencoba keberuntungan lain yang yang bisa menjadi penghasilan tambahan untuk membantu menghidupi keluarganya.

“Covid-19 ini mengajari saya agar punya usaha sampingan. Soalnya, kami tergantung sama kompetisi dan punya klub,” ucap Andik dikutip dari laman resmi klub.

“Kami hanya berusaha, tapi Tuhan yang menentukan,” ujarnya menambahkan.

Di Madura , tidak sedikit pemain yang sudah memiliki usaha sampingan.

Mereka di antaranya kapten tim, Fachrudin Waryanto punya usaha indekos, memiliki kafe dan butik, serta pemain yang lainnya juga punya usaha sampingan.

Di sisi lain, Andik merasa bersyukur dengan adanya penundaan Liga 1 2021.

Pemain berusia 28 tahun itu memiliki waktu lebih untuk memulihkan cederanya.

Ia sendiri baru saja menjalani operasi jelang dimulainya Liga 1 pada awal Juli lalu.

Andik mengalami cedera di bagian tulang kaki yang mengharuskannya melakukan pembedahan kecil.

Beruntungnya, waktu pemulihan yang diperlukan tidak memakan lama, kurang lebih sekitar dua bulan.

Apabila Liga 1 bisa bergulir pada akhir Agustus, Andik pun bisa segera bergabung dengan .

Berita Terkait