Tunjuk Asnawi Jadi Eksekutor Penalti, Pelatih Ansan Greeners Punya Tujuan Penting

Pelatih , Kim Gil-sik, mengungkapkan alasannya menunjuk sebagai eksekutor penalti.

Keputusan itu diambil Kim Gil-sik saat Ansan Greeners menjamu Gimcheon Sangmu FC pada laga lanjutan 2 di Stadion Ansan Wa, Sabtu (24/5/2021).

Sebetulnya, gol penalti ini menjadi peluang terbesar bagi Ansan Greeners untuk menyamakan kedudukan dengan tim tamu.

Sebab, tim asuhan Kim Gil-sik sempat tertinggal satu gol ketika tim lawan membuka keunggulan lewat Park Sang-hyeok pada menit ke-64.

Saat tengah meninjau Video Assistant Referee (VAR), Kim sempat berdiskusi dengan soal kemungkinan mengeksekusi sepakan 12 pas ini.

Kim menjelaskan, Asnawi sempat menyatakan kesiapannya dan merasa percaya diri untuk menjadi eksekutor. Akhirnya, Kim pun memercayakan penalti itu kepada Asnawi.

“Saya kira itu perlu diluruskan, karena memang saya yang membuat keputusan untuk menjadikan Asnawi sebagai penendang penalti,” kata Kim Gil-sik setelah pertandingan, dikutip dari Sports-G.

“Ketika wasit sedang meninjau VAR, saya berbicara dengan Asnawi tentang penalti. Dia bilang siap dan percaya diri, lalu saya memilih Asnawi,” ia melanjutkan.

Juru taktik berusia 42 tahun itu pun mengungkapkan alasannya menunjuk Asnawi sebagai eksekutor penalti.

Menurut dia, sebuah gol bakal bermakna penting bagi mantan pemain Makassar itu agar lebih percaya diri pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Oleh karena itu, mantan pelatih U-15 Korea Selatan ini rela mempertaruhkan hasil pertandingan kepada Asnawi.

Sebab, jika Asnawi mampu mencetak gol, timnya bakal terhindar dari kekalahan saat menjamu tim pemuncak klasemen sementara K League 2 2021 tersebut.

“Saya pikir, Asnawi juga perlu mencetak gol untuk menambah rasa percaya dirinya agar punya citra lebih baik di mata fans,” ujarnya.

“Andaikan ia mencetak gol di K League, mungkin fans akan semakin suka, seperti itu. Mungkin saja media sosial akan meledak,” ia melanjutkan.

Sebetulnya, eksekusi Asnawi berhasil merobek gawang Gimcheon Sangmu FC, meski kiper lawan, Gu Sung-Yun, mampu menebak arah bola.

Sayangnya, wasit justru menganggap bahwa eksekusi yang dilakukan Asnawi tidak sah dan meminta mantan pemain PSM itu untuk mengulangi sepakannya.

Sebab, ada pemain Ansan Greeners lain yang bergerak ke dalam kotak penalti sebelum Asnawi menendang bola, yakni Anderson Canhoto.

Sementara pada eksekusi kedua, sepakan pemain berusia 21 tahun itu justru melambung tinggi di atas mistar gawang lawan.

Berita Terkait