Tangis Pemain Legendaris Persipura Jayapura terkait Permasalahan Boaz Solossa dan Tipa

Pemain legendaris , , mengaku dirinya menangis saat tahu Solossa dan didepak dari klub.

Sebagai senior Boaz Solossa dan Yustinus Pae, dirinya begitu mengerti arti kesetiaan dari keduanya.

Namun justru Boaz Solossa dan Tipa, sapaan akrab Yustinus Pae, harus didepak dengan tidak terhormat setelah melakukan tindakan indisipliner beberapa waktu lalu.

Menurut Jack Komboy, keluarnya kedua ikon Persipura Jayapura itu menjadi pukulan besar bagi para pecinta tim Mutiara Hitam.

Pasalnya keduanya sudah 10 tahun lebih menghabiskan harinya untuk Persipura Jayapura.

Karena itu dirinya begitu merasa kehilangan.

“Ini adalah pukulan besar bagi kami semua. Saya bermain dengan mereka cukup lama, Boaz sejak masih duduk di bangku SMA sudah masuk tim yang dilatih usai membela 2004 Palembang,” jelasnya seperti dikutip Bolasport.com dari Tribun Papua, Sabtu (24/7/2021).

Jack Komboy menilai manajemen Persipura Jayapura terlalu cepat dalam mengambil sebuah keputusan.

Dia menilai apa yang sudah dilakukan oleh manajemen Persipura Jayapura cukup keliru karena tidak ada alasan yang begitu mendesak.

“Manajemen terlalu cepat mengambil keputusan di mana kompetisi domestik belum berjalan serta batalnya AFC, sehingga tak ada alasan mendesak,” kata mantan pemain belakang Persipura itu.

Setelah keluarnya Boaz Solossa dan Tipa, otomatis saat ini tidak ada sosok yang dituakan di Persipura Jayapura.

Apalagi perlakuan manajemen kepada keduanya sudah berada di luar kewajaran.

Pasalnya bukan didepak melalui pertemuan, justru keduanya didepak lewat sebuah amplop coklat.

Seakan berbanding terbalik dengan apa yang selama ini sudah keduanya berikan untuk Persipura Jayapura.

Berita Terkait